<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450</id><updated>2011-08-07T18:34:42.735+07:00</updated><category term='PB2009'/><category term='JEPRET'/><category term='Ulang Tahun ke-11 Detikcom'/><title type='text'>UTAKATI</title><subtitle type='html'>Every Body is unique
So...
Be unique is a must!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5581309023021058160</id><published>2010-11-10T14:43:00.005+07:00</published><updated>2010-11-10T15:01:00.405+07:00</updated><title type='text'>Jelang Idul Adha</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha, berarti semua umat muslim yang mampu dan mau beramal sholih akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Bingung dan sedih, karena uang untuk membeli kambing ternyata kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin sedih lagi karena harus menjelaskan ke putri di rumah kalau kemungkinan di undur hingga tahun depan :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dia sudah semangat belajar menabung untuk membeli kambing yang telah diniatkan untuk di sembelih saat Idul Adha. Mudah-mudahan dalam waktu yang singkat ini, masih bisa mengumpulkan uang untuk menambah kekurangannya. Segala sesuatu pasti ada jalan, aku yakin kok karena Allah Swt. Maha Kaya, jadi sebagai hambaNya tinggal meminta saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5581309023021058160?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5581309023021058160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/11/jelang-idul-adha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5581309023021058160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5581309023021058160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/11/jelang-idul-adha.html' title='Jelang Idul Adha'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7427354884790309052</id><published>2010-03-31T11:13:00.000+07:00</published><updated>2010-03-31T11:13:00.609+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Masih ingat dengan postingan aku beberapa minggu yang lalu... tentang: Korban dari Penjudi Layangan? Mudah-mudahan masih ingat. Setelah kejadian anak kecil yang mengalami luka robek di bawah matanya waktu itu... Alhamdulillah keesokan harinya, para penjudi itu akhirnya, paling tidak hingga kemarin sore tidak pernah melakukan kegiatannya di sekolah SD 20 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kemarin sore aku pulang dari kantor, sekolah itu menjadi sepi dan gerbang terkunci dengan baik. Dan hanya terlihat beberapa hari yang lalu di halaman sekolah itu menjadi tempat bermain bagi anak-anak yang memang tinggal di daerah sekitar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang masih membuat sedih adalah, beberapa kali masih terlihat orang yang bermain judi layangan di SD sebelahnya yaitu SD 25. Entah sampai kapan hal itu akan terus berlangsung. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah akan lebih tertib. Karena sejak kejadian kecelakaan di SD 20, keesokan harinya aku sempat menelepon kepada kepala sekolah masing-masing sekolah tersebut, untuk memberi informasi dan meminta kerjasamanya. Sayang hanya kepala sekolah SD 20 yang berhasil saya hubungi dan sampaikan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kepala sekolah pada intinya senang mendapatkan informasi dari warga sekitar dengan kejadian itu. Dan ternyata menurut penuturannya, telah melakukan beberapa langkah untuk mengusir para penjudi itu, serta telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat. Dan akan segera menempatkan penjaga dari satpol pp pihak kecamatan. Namun masih terkendala dengan dana yang belum turun. Kita tunggu saja, mudah-mudahan memang akan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7427354884790309052?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7427354884790309052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/masih-ingat-dengan-postingan-aku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7427354884790309052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7427354884790309052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/masih-ingat-dengan-postingan-aku.html' title=''/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-23967274430133296</id><published>2010-03-25T09:29:00.001+07:00</published><updated>2010-03-25T10:59:26.795+07:00</updated><title type='text'>MENJENGKELKAN</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;﻿Waduh... semakin hari semakin tidak nyaman rasanya, kalau harus bertemu dengan orang  yang memang tidak pernah bisa membuat nyaman orang lain... (kok jadi mengeluh ya :( ) maaf... tapi memang benar-benar sangat menjengkelkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari orang itu tidak pernah ada di tempat kerjanya. Selalu nongkrong di tempat kerja orang lain, meninggalkan kewajibannya, tidak jelas juntrungannya, sekalinya ada di tempat kerjanya hanya merugikan - telpon sana telpon sini menghabiskan pulsa kantor dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan - ngobrol tidak bisa berhenti. Wuih... parah. Na'udzubillah. Sementara dengan cara dia seperti itu, dia tidak pernah di tegur, bahkan menerima gaji yang sama. Nyebeliiiiiiiiin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih orang itu tidak punya kesadaran diri untuk lebih bertanggung jawab?. Paling tidak jangan merugikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-23967274430133296?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/23967274430133296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/menjengkelkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/23967274430133296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/23967274430133296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/menjengkelkan.html' title='MENJENGKELKAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2756139902439329643</id><published>2010-03-25T08:49:00.000+07:00</published><updated>2010-03-25T08:49:00.355+07:00</updated><title type='text'>Watu</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Kadang orang tidak sadar kalau bicara maka akan mengganggu orang di sekitar, yaitu suara kita terdengar begitu keras dan nyaring, mungkin kita masih menganggap itu wajar dan tidak apa-apa, kalau hanya dilakukan sesekali. Tapi bagaimana kalau Anda mendengar ada orang yang berbicara entah itu bila berhadap-hadapan, berbicara melalui telepon, suaranya nyaring sekali hingga memenuhi seluruh ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya seperti ingin pecah kepala, karena seketika bila kita sedang berpikir maka pikiran akan menjadi buyar. Sayangnya hal itu hampir setiap hari harus aku lalui dan hampir setiap saat. Sehingga hanya untuk menulis di blog saja saya tidak mampu untuk menulis, karena mendengar suara yang begitu mengganggu. Saya suka berpikir apalagi teman-teman yang memang sedang berpikir untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Karena ada salah satu teman yang sangking keselnya meminjam headphone hanya untuk meminimalisir suara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, kadang ada beberapa orang, maunya diberikan toleransi namun tidak mau memberikan toleransi kepada orang lain. Teman yang tadi pinjam headphone pernah menyebut orang seperti itu dengan sebutan "watu" (= batu). Itupun dia meminjam istilah bosnya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya dalam bergaul kita harus bisa saling tarik ulur. Agar tidak terjadi putus hubungan di tengah jalan hanya karena terlalu tegang dan tidak ada yang mau mengalah. Tarik ulur di sini adalah harus ada saling pengertian satu sama lain, jangan ada hanya mau memaksakan kehendak dirinya sendiri tanpa memperhatikan perasaan orang lain. Dan jangan sampai kita mendapatkan julukan sebagai watu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang bertanya: "bagaimana kalau kita lelah untuk menghadapi orang yang selalu maunya menang sendiri, ya seperti watu itu tadi?" Menurut pendapat aku pribadi, ya langsung saja bilang kepada orang itu. Maksudnya begini kita langsung bilang terus terang dengan sikapnya yang seperti itu sangat mengganggu dan telah membuat kita tidak nyaman dengan sikapnya itu. Tentunya dengan cara yang baik. Bila dia orang yang baik hati maka akan mau menerima kritik dan saran dari kita, namun bila dia memang tetap tidak mau mendengar dan bahkan marah terhadap kita, maka ada baiknya kan jika kita mulai mempertimbangakan pertemanan kita dengan dia. Kenapa begitu? agar kita jangan sampai tertular dengan orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mau berbagi? mungkin dengan pengalaman yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2756139902439329643?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2756139902439329643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/watu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2756139902439329643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2756139902439329643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/watu.html' title='Watu'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5457878090431253657</id><published>2010-03-22T13:48:00.006+07:00</published><updated>2010-03-22T16:43:53.985+07:00</updated><title type='text'>AYO BERPARTISIPASI DALAM EARTH HOUR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://earthhour.org"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 141px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/S6c1vWpxxfI/AAAAAAAAAEg/VXvzz4DRJQE/s200/Earth+Hour.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5451384961606206962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Global warming&lt;/span&gt; (pemanasan global) yang terjadi di bumi tercinta saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Dari tahun ke tahun semua ilmuwan yang ada di dunia berusaha mencari jalan untuk melakukan tindakan pencegahannya, namun sepertinya belum ada hasil yang dapat memuaskan. Tidak hanya para ilmuwan namun juga pihak-pihak (baik itu individu, organisasi nir laba) juga ikut melakukan tindakan-tindakan yang sebisa mungkin diharapkan dapat  membawa perubahan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tidak bisa mengajak orang lain untuk berubah paling tidak bisa dimulai dari diri sendiri. Mulailah dari yang kecil dan mudah untuk kita lakukan. Seperti melakukan penghematan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai tahun 2009 tepatnya tangal 28 Maret 2009 telah diadakan kampanye secara global yang diikuti oleh 88 negara di dunia, salah satunya Indonesia, yaitu kampanye "60 Earth Hour". Earth Hour  merupakan salah satu  kampanye dari organisasi konservasi terbesar di  dunia, WWF (World Wild  Fund), berupa inisiatif global yang mengajak  individu, praktisi bisnis,  pemerintah, dan sektor publik lainnya di  seluruh dunia untuk turut serta  mematikan lampu dengan durasi dalam 1  jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Tujuan yang ingin dicapai melalui kampanye ini adalah untuk  efisiensi  energi dan mengingatkan semua orang bahwa gaya hidup hemat  energi  penting untuk kelangsungan bumi kita.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tunggu apalagi... Ayo berpartisipasi dalam Earth Hour tahun ini. Segera matikan lampu pada tanggal 27 Maret 2010, pada jam 20.30 WIB sampai 21.30 WIB. Hanya dengan 1 jam kita sudah ikut berpartisipasi menghemat konsumsi energi.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5457878090431253657?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5457878090431253657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/ayo-berpartisipasi-dalam-earth-hour.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5457878090431253657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5457878090431253657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/ayo-berpartisipasi-dalam-earth-hour.html' title='AYO BERPARTISIPASI DALAM EARTH HOUR'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/S6c1vWpxxfI/AAAAAAAAAEg/VXvzz4DRJQE/s72-c/Earth+Hour.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-1352848987416708001</id><published>2010-03-09T13:40:00.003+07:00</published><updated>2010-03-09T14:06:10.144+07:00</updated><title type='text'>PERTEMUAN &amp; PERPISAHAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;Wah... hari ini sebuah pengalaman baru datang dalam hidup, alhamdulillah semua dapat dilalui dengan baik dan lancar :)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mudah-mudahan tidak dianggap su'udzon, hanya sebuah kehati-hatian. Baru 2 bulan memiliki bibi (yang bersedia membantu pekerjaan rumah tangga), tapi tadi pagi si bibi pamit untuk pulkam (pulang kampung) karena ingin menikah. Yah mau apa lagi, toh dia memang sudah mengutarakannya saat pertama kali datang kerumah kami awal Pebruari 2010 yang lalu. Bahwa dia mempunyai rencana untuk menikah kembali. Kaget...bingung, tapi mau apa lagi kami membutuhkan tenaganya saat itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://gadogadoonline.co.cc/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" mce_src="http://gadogadoonline.co.cc/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More..." /&gt;Namun sejak hari pertama bibi masuk menjadi anggota keluarga, mulai saat itu pula kami mulai mencari pengganti bibi untuk di kemudian hari. Alhamdulillah akhirnya dapat pengganti dengan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kembali ke pengalaman yang tadi mau diceritakan. Tadi pagi entah karena keseringan membaca berita di koran yang memberitakan adanya penculikan anak yang ditengarai dilakukan oleh PRT, membuat otak langsung bekerja dan timbul keinginan untuk harus melakukan sesuatu agar hal-hal yang seperti diberitakan di koran tidak terjadi pada keluarga (=anak) kami.&lt;/p&gt;Dari pada harus kehilangan anak yang dicintai lebih baik berkorban sedikit.. Akhirnya dengan terpaksa membawa anak untuk ke kantor dan kemudian mengembalikan kerumah. Sebenarnya di rumah selain ada si bibi, juga ada orang tuaku (ibu) yang juga ikut menjaga anak dirumah. Kebetulan setiap hari Selasa, ibu mengikuti senam lanjut usia di dekat rumah. Nah tadi pun ibu tetap pergi senam lansia, jadi mau tidak mau anak harus ikut aku dulu ke kantor. Repot yah begitulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ijin dengan atasan, aku kembali pulang ke rumah, untungnya jarak kantor ke rumah hanya perlu di tempuh 15 menit saja. Si bibi sudah rapi dan siap pergi, setibanya aku di rumah. Anak ku (hampir 15 bulan) yang memang sudah hampir dekat dengan bibi, melihat bibinya hendak pergi langsung menunjukan raut wajah yang kelihatan sedih (kasihan dia). Beberapa saat kemudian kami pun bersalaman menandai perpisahan dengan bibi, dibarengi dengan pecahnya tangis anak entah karena memang sedih atau karena ngantuk dan haus :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah dalam kehidupan ini ada pertemuan dan juga ada perpisahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-1352848987416708001?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/1352848987416708001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/pertemuan-perpisahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1352848987416708001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1352848987416708001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/pertemuan-perpisahan.html' title='PERTEMUAN &amp; PERPISAHAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-456163776625061637</id><published>2010-03-04T08:53:00.002+07:00</published><updated>2010-03-04T10:11:22.117+07:00</updated><title type='text'>KORBAN DARI PARA PENJUDI LAYANGAN</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Manusia mungkin dilahirkan memiliki sifat dasar yang tidak bisa dihilangkan sama sekali yaitu EGOIS (walau sebenarnya bisa diminimalisir/ditekan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ingatkan dengan postingan aku beberapa waktu lalu yang menceritakan bahwa ada perjudian di sekolah dasar. Ya, perjudian itu hingga kemarin sore masih terjadi, dan makin ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang kerja kemarin sore, menemukan kejadian yang membuat ngilu bila teringat hingga pagi ini. Bagaimana tidak kemarin sore harus ada korban yang jatuh gara-gara para pemain judi layangan itu. Kali ini korbannya adalah anak kecil berjenis kelamin perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kejadian, aku baru saja turun dari mikrolet dan berjalan melewati gang yang menuju kerumah, dan sempat di lewati oleh penunggang motor. Tiba-tiba beberapa meter didepan ku motor itu berhenti mendadak, dan menurunkan penumpangnya yang terlihat panik sambil membopong anak perempuan. Terlihat dari tempat aku berjalan darah mengalir di sekitar wajah anak tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang berada di belakang motor itu mempercepat jalan untuk mencari tahu ada apa. Setelah mendekat...masyaAllah...anak kecil itu mengalami luka robek dibagian hidung dan dibawah mata (untung tidak pas kena mata, karena kalau kena mata mungkin akan buta). Ternyata luka robek itu disebabkan oleh benang layangan yang menjuntai membelah gang (karena menjuntai dari sekolah satu ke sekolah yang berada disampingnya). Sehingga bila ada yang melewati dan tidak melihat pasti akan mengalami kejadi seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak entah karena shock atau memang anak yang sangat kuat menahan rasa sakit, dia tidak menangis karena luka robeknya sementara darah mengucur. Namun bila dipegang tangannya dingin terasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku mencari pertolongan pertama ke tetangga yang kebetulan sedang ada di sekitar tempat kejadian. Betadine dan kapas segera di berikan dan digunakan untuk menutup luka untuk sementara waktu. Bingung, panik segera merambati diri...ingin menolong tapi bingung apa yang harus dikerjakan. Akhirnya segera aku mendekati para penjudi kelas teri yang masih asik bermain layangan, tanpa tahu kalau telah terjadi kecelakaan dan korban akibat kelalaian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejurus kemudian dengan berteriak aku meminta mereka untuk segera menghentikan permainan untuk meminta pertanggungjawaban dari salah satu pemain itu. Duh egoisnya mereka ini, karena pada awalnya mereka acuh dan tidak memperhatikan serta tidak peduli. Namun setelah dengan sedikit ancaman yang aku lancarkan, akhirnya salah satu dari mereka (sepertinya bandar kecil yang merangkap sebagai penjual layangan) bersedia untuk ikut mengantarkan ke dokter dan bersedia bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tidak mau akhirnya aku ikut juga untuk mengantar ke dokter dan untuk memastikan bahwa si bandar ini mau bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kecelakaan "kecil" yang tidak kecil menurut aku. Karena itu diakibatkan oleh kelalaian orang yang memang sudah menjadi penjahat yaitu sebagai penjudi. Lagi-lagi yang aku heran kenapa para aparat kelurahan atau pejabat disekolah itu bersikap diam saja tidak mau melarang penggunaan fasilitas yang menjadi tanggung jawab sekolah untuk kejahatan berupa perjudian tidak juga di larang. Mudah-mudahan dengan kejadian kemarin sore akan segera terjadi perubahan yang cukup signifikan, yaitu pengusiran bahkan kalau memungkinkan dilakukan penangkapan kepada para penjudi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-456163776625061637?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/456163776625061637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/korban-dari-para-penjudi-layangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/456163776625061637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/456163776625061637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/korban-dari-para-penjudi-layangan.html' title='KORBAN DARI PARA PENJUDI LAYANGAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-3651440641501339810</id><published>2010-03-03T08:44:00.003+07:00</published><updated>2010-03-04T10:13:17.803+07:00</updated><title type='text'>AKHIRNYA KETEMU JUGA</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Alhamdulillah...Barokallah...Selamat mbak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sebelumnya sempat menanyakan tentang sewa gedung, catering, rias yang katanya informasi tersebut untuk temannya yang memang juga akan menikah namun lebih cepat bulannya, akhirnya mengaku juga kalau dirinya sendiri yang akan melangsungkan pernikahan, namun demi mendengar kabar langsung dan menjadi orang pertama yang diberi tahu (antara teman) dari seorang teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup dengan kalimat itu sudah terhimpun semua kesyukuran, kegembiraan, keharuan dan kelegaan, bercampur menjadi satu. Karena temanku yang memang sudah cukup "matang" dalam segi umur itu, sebentar lagi mengakhiri masa lajangnya. Akhirnya ketemu juga dengan jodohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, begitulah kalau ada seorang gadis yang sudah begitu lama menunggu datangnya jejaka yang dirindukan untuk menjadi pendamping hidup.  Semua orang tidak hanya keluarganya pasti akan ikut merasakan kegembiraan yang dialami sang gadis. Karena aura kegembiraan yang dikeluarkan oleh jiwa yang sedang gembira pasti akan menular ke orang-orang yang berada disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring doa semoga pernikahannya diberkahi dan  membawa kebaikan serta kebahagiaan bagi kedua calon mempelai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-3651440641501339810?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/3651440641501339810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/akhirnya-ketemu-juga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3651440641501339810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3651440641501339810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/akhirnya-ketemu-juga.html' title='AKHIRNYA KETEMU JUGA'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-8120058305334593472</id><published>2010-03-01T08:07:00.001+07:00</published><updated>2010-03-04T10:12:46.538+07:00</updated><title type='text'>PELUANG CARI UANG</title><content type='html'>Sudah lama tidak meng-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;updat&lt;/span&gt;e blog ini. Biasa...alasan klasik...malas (jadi malu nih). Okelah sekarang coba sharing... he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda browsing di internet atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;search&lt;/span&gt; di mbah &lt;a href="http://www.google.com/"&gt;google&lt;/a&gt;, dengan mengetikkan kata kunci yang diinginkan yaitu berupa peluang atau usaha atau cari uang maka bisa dipastikan akan ditemukan begitu banyak tawaran di dunia maya ini untuk menghasilkan uang dengan mudah dan cepat, tapi perlu di ingat bahwa menghasilkan uang dengan mudah dan cepat itu apakah benar-benar sudah terbukti atau hanya sebuah janji-janji dari ahli marketing.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, di sini dibutuhkan kecermatan dalam melihat dan memilih peluang. Jangan sampai inginnya kita mendapatkan penghasilan berupa uang tapi malah mengeluarkan uang banyak dan menghabiskan dana besar untuk coba sana coba sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi juga jangan pesimis apabila Anda ingin mendalami dan menjalani usaha di bidang ini (secara online), karena tidak sedikit yang memang benar-benar berhasil dalam menjalankan usaha secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt;. Namun harus tekun dan tidak mudah menyerah dalam merintisnya (bicara sih mudah ya..tapi prakteknya..cukup sulit). Karena pada prinsipnya usaha dibidang apapun baik tradisional &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(offline)&lt;/span&gt; maupun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt; tetap diperlukan seorang yang memiliki jiwa wirausahawan sejati. Dimana dibutuhkan keuletan, pantang menyerah, mau terus mencoba...lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan juga cepat tergiur dengan janji-janji yang muluk namun tidak terbukti. Jadi sebelum terjun dalam bisnis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;online&lt;/span&gt; ada baiknya jika Anda berkonsultasi kepada teman ataupun orang yang Anda tau atau kenal tentang seluk beluk bisnis ini untuk menjadi rujukan. Rata-rata mereka mau kok berbagi dengan newbie (pendatang baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-8120058305334593472?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/8120058305334593472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/peluang-cari-uang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/8120058305334593472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/8120058305334593472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2010/03/peluang-cari-uang.html' title='PELUANG CARI UANG'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-9005203093681833125</id><published>2009-08-11T17:10:00.006+07:00</published><updated>2009-08-11T17:25:57.535+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PB2009'/><title type='text'>JALAN PINTAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFEniqxioI/AAAAAAAAAEM/a1opK89UnjU/s1600-h/DSC02369.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFEniqxioI/AAAAAAAAAEM/a1opK89UnjU/s320/DSC02369.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368647676914141826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kebiasaan buruk dari masyarakat. Mencari jalan pintas, agar bisa segera sampai ditempat tujuan dikarenakan malas melalui pintu yang memang telah disediakan. Akhirnya menerobos pagar. Ini terjadi di Monas pada hari Ahad 9 Agustus 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-9005203093681833125?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/9005203093681833125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jalan-pintas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/9005203093681833125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/9005203093681833125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jalan-pintas.html' title='JALAN PINTAS'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFEniqxioI/AAAAAAAAAEM/a1opK89UnjU/s72-c/DSC02369.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4251056866319923044</id><published>2009-08-11T16:49:00.009+07:00</published><updated>2009-08-12T11:14:58.637+07:00</updated><title type='text'>JAM KARET</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFCWJBIQLI/AAAAAAAAAD8/EUG50t66ov0/s1600-h/DSC02360.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFCWJBIQLI/AAAAAAAAAD8/EUG50t66ov0/s200/DSC02360.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368645178947551410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh-oleh dari Monas pada Ahad, 9 Agustus 2009. Dua kegiatan bisa dilakukan beriringan, pertama mengikuti acara penutupan pengajian dan yang kedua sebelum pulang ke rumah menyempatkan diri  melihat acara persiapan peresmian&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Jakarta Kite Festival&lt;/span&gt;. Dibilang masih persiapan, karena acara yang sedianya di mulai pukul 08.00 pagi, namun sayang hingga pukul 08.45 masih juga belum di mulai peresmian. Lagi-lagi perilaku masyarakat yang sedikit membuat malu, apalagi kalau bukan jam karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara tentang jam karet ini, sungguh menarik. Tentunya kita semua sudah mengetahui arti sebenarnya dari jam karet. Sudah menjadi rahasia umum bahwa jam karet, menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan namun dengan jam yang terlambat atau mundur jauh sekali dari jam yang dijadwalkan. Apapun jenis kegiatan yang dilakukan, apakah kegiatan formal ataupun informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam karet ini akhirnya menjadi sebuah "kebudayaan" yang diakui di dalam masyarakat saat ini. Bagaimana tidak, semua hal sering kali dilakukan dengan menggunakan jam karet. Padahal kalau saja kita mau memikirkan sedikit hal tersebut, pastilah kita dapat menemukan banyak kerugian yang bakal dialami. Kerugian yang timbul tidak hanya diterima oleh si pelaku jam karet, bahkan bisa merugikan 2x lebih banyak bagi orang yang tidak mengenal jam karet (= si tepat waktu). Dan biasanya si jam karet dengan tidak ada rasa bersalah cuek bebek dengan kondisi yang telah dibuatnya. Sementara si tepat waktu haruslah mendongkol dan menahan kekesalan karena membuang waktunya dengan percuma "hanya" untuk menunggu si jam karet serta kehilangan waktunya yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya ini seharusnya tidak perlu ada, jikalau semua orang sadar bahwa ada kepentingan orang lain yang terhubung dengan kita. Dan semua seharusnya mengetahui apa pentingnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TEPAT WAKTU&lt;/span&gt;. Memang dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk merubah budaya dan mental masyarakat yang terlanjur menjadikan jam karet ini sebagai budaya dalam berhubungan dengan orang lain. Semua bisa di rubah dan belum terlambat, jikalau ingin memperbaikinya.  Berikut enam buah tips yang harus dilakukan adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mempunyai kesadaran yang tinggi bahwa tepat waktu sangat menguntungkan dan menyenangkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha menepati janji untuk datang tepat waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(on time) &lt;/span&gt;atau biasakan datang beberapa saat sebelum kegiatan di mulai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(in time)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Segera memulai dan mengakhiri kegiatan tepat pada waktu yang telah disepakati/dijadwalkan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan menunggu orang yang telat datang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan memundurkan kegiatan hanya untuk menunggu peserta untuk hadir&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri sanksi sosial bagi si jam karet (misalnya: ditegur, ditinggal)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Yuk kita mulai dari diri kita sendiri dan ajak keluarga serta teman untuk membudayakan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TEPAT WAKTU&lt;/span&gt;. Mudah-mudahan dengan tips diatas kita dapat membiasakan diri untuk menuju budaya yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4251056866319923044?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4251056866319923044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jam-karet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4251056866319923044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4251056866319923044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jam-karet.html' title='JAM KARET'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SoFCWJBIQLI/AAAAAAAAAD8/EUG50t66ov0/s72-c/DSC02360.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-6867324463013821598</id><published>2009-08-07T19:49:00.004+07:00</published><updated>2009-08-11T11:46:22.030+07:00</updated><title type='text'>BERSYUKUR</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Kemarin sore lepas kantor, naik mayasari nomor 300 menuju ke masjid Al-Azhar, Kebayoran. Banyak yang bisa di ambil hikmahnya di sepanjang perjalanan. Kebetulan sudah hampir lima tahun tidak pernah naik bis saat jam pulang kerja. Ternyata setelah lima tahun, kondisinya masih sama. Dimana masih banyak penjual yang menjajakan dagangannya serta pengamen. Bahkan kondisi dimana para sopir dan kondektur bis seenaknya menurunkan dan memindahkan penumpang ke bis lain di tengah perjalanan - tanpa memperhatikan keselamatan - hanya karena mereka ingin putar balik ke arah sebaliknya, yang lagi-lagi dengan alasan klasik: ingin mengejar setoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin dibagi disini saat ada pengamen yang mengajak serta keluarganya (istri dan satu anak yang masih digendong). Ya, mereka bekerja sama mencari nafkah dengan menjajakan suara. Tidak sengaja, terasa ada yang mendesir di dada, melihat mereka. Seperti dibukakan mata dan hati agar lebih banyak bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering diri merasa kurang, dengan kondisi ambil contoh: ekonomi. Kami sering merasa tidak cukup untuk membayar ini membayar itu cicilan ini cicilan itu, beli ini beli itu (yang pastinya untuk memenuhi kebutuhan sekunder bahkan tersier). Sementara kalau ingin berkaca dengan mereka, owalah diri ini menjadi sangat tidak bersyukur dengan rizki yang telah diberikan. Mereka pengamen keluarga itu, mungkin mengamen masih untuk memenuhi kebutuhan primernya (sandang, pangan, papan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo sadar dong, wahai diri... &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Nikmat tuhan yang mana lagi yang kau dustakan"&lt;/span&gt;... Ya, Allah terima kasih, telah memberi kesempatan sore tadi untuk belajar menjadi hamba yang lebih bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a id="publishButton" class="cssButton" href="javascript:void(0)" target="" onclick="if (this.className.indexOf(&amp;quot;ubtn-disabled&amp;quot;) == -1) {var e = document['stuffform'].publish;(e.length) ? e[0].click() : e.click(); if (window.event) window.event.cancelBubble = true; return false;}"&gt;&lt;div class="cssButtonOuter"&gt;&lt;div class="cssButtonMiddle"&gt;&lt;div class="cssButtonInner"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-6867324463013821598?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/6867324463013821598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/bersyukur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6867324463013821598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6867324463013821598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/bersyukur.html' title='BERSYUKUR'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-6050249433335660429</id><published>2009-08-04T15:02:00.010+07:00</published><updated>2009-08-11T16:47:27.519+07:00</updated><title type='text'>SAMBUT RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya dalam hitungan hari maka kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Sudahkah persiapan untuk menyambut datangnya bulan suci ini telah kita persiapkan dengan matang dan baik? Kebanyakan orang akan menganggap bulan Ramadhan sama seperti bulan-bulan yang lainnya. Sehingga tidak ada persiapan yang dilakukan. Kecuali hanya terlintas saja dipikiran bahwa nanti akan berpuasa, sahur dini hari menjelang subuh, buka puasa dan segala macam kegiatan yang hanya berupa seremonial saja. Dikatakan seremonial, karena kita lupa akan esensi dari Ramadhan itu sendiri, yang kita ingat dan persiapkan hanyalah "kesenangan" di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada sebagian orang (jangan-jangan aku termasuk didalamnya ya) tidak pernah terpikirkan bagaimana menjadikan Ramadhan sebagai bulan tempat pelatihan dan pembelajaran bagi diri untuk menghadapi 11 bulan lainnya. Sehingga seharusnya memanfaatkan dengan baik momentum dari Ramadhan. Cenderung hanya mengalami eforia dengan datangnya bulan suci hanya di satu minggu pertama, selanjutnya terserah Anda yang memaknai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lebih banyak energi dan pikiran yang dicurahkan hanya untuk menunggu dan menyambut datangnya Idul Fitri. Lagi-lagi yang terlintas hanyalah "pesta" kemenangan. Tanpa ada bekas di hati dan perbaikan diri setelah mendapat "gojlokan" di bulan Ramadhan. Begitulah pada umumnya kita melalui hari-hari di bulan penuh berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan harus ada yang berbeda untuk Ramadhan kali ini. Kita harus merencanakan dengan baik agar bisa menjalani Ramadhan dengan penuh makna dan berkah, sehingga kelak Allah akan menjadikan kita sebagai hambaNya yang lulus dalam bulan tersebut. Mari kita rencanakan bersama keluarga kita, dengan mengajak mereka ikut serta dalam merencanakannya, semoga bisa menjadi modal awal untuk menjalani Ramadhan dengan semangat yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"SELAMAT DATANG YA RAMADHAN"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-6050249433335660429?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/6050249433335660429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/sambut-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6050249433335660429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6050249433335660429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/sambut-ramadhan.html' title='SAMBUT RAMADHAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-3154778086384666129</id><published>2009-08-03T08:30:00.004+07:00</published><updated>2009-08-19T10:47:17.311+07:00</updated><title type='text'>JOJOBA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SotprteFsBI/AAAAAAAAAEU/Yrj13TUfbFQ/s1600-h/Jojoba.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 111px; height: 96px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SotprteFsBI/AAAAAAAAAEU/Yrj13TUfbFQ/s200/Jojoba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371503180230537234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Judul kali ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan nama minyak. Tapi judul di atas di pilih karena meminjam istilah dari salah satu bos di kantor untuk tulisan ini. Pemilihan judul diatas melalui sebuah pertimbangan ke unikan, karena terdiri dari deretan huruf-huruf: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;J&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;O&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;J&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;O&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B &lt;/span&gt;- &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt;, yang pada akhirnya membentuk sebuah kata "Jojoba". Aku sendiri baru sadar kalau jojoba itu merupakan nama sebuah minyak. Namun kali ini yang di tulis disini bukanlah tentang minyak. Tapi ya tidak jauh-jauh, karena masih berhubungan dengan jojoba oil itu sendiri. Siapa lagi kalau bukan mahluk bernama wanita. Duh kepanjangan ngelanturnya he.. he..&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jojoba disini memiliki kepanjangan: jomblo jomblo bahagia. Bila para jombler yang ada di tanya: Apakah mereka bahagia dengan statusnya sebagai jomblo saat ini? maka pastinya akan didapatkan jawaban yang beragam. Ada yang akan menjawab &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Ya"&lt;/span&gt; dan tidak sedikit pula yang menjawab &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Tidak"&lt;/span&gt;. Itu wajar saja bila jawabannya bisa beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjawab "Ya", mungkin mereka memang memilih hidup sendiri selamanya. Dan mereka merasa bahagia dengan kondisi dirinya saat ini. Dimana mungkin mereka memiliki karir yang bagus dan memiliki jabatan di kantor, atau usaha yang dimilikinya berjalan dan maju dengan cepat, hingga telah mapan dalam hal materi. Mereka memiliki kawan yang banyak sehingga bisa berhubungan, beraktivitas dengan siapa saja sehingga tidak merasa kesepian. Sementara yang memberikan jawaban "Tidak", mungkin mereka sudah ingin memiliki pasangan, namun pasangan yang ditunggu-tunggu tidak kunjung datang. Dan mereka tidak tahan dengan omongan orang-orang disekitar yang sedikit banyak menyita pikiran dan  lama kelamaan mengganggu juga. Jadilah hari demi hari dilalui dengan kemurungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para jojoba, belum adanya pasangan disamping tidak terlalu mengganggu, karena diimbangi dengan karir dan posisi bagus serta materi yang sudah mapan. Tapi kalau bicara jujur mereka juga ada perasaan ingin segera melepas kesendiriannya. Mungkin ada juga perasaan terganggu dengan omongan-omongan miring yang tidak benar, karena terkadang masyarakat memberi andil yang tidak baik juga, dimana mereka memberikan cap-cap yang belum tentu benar tentang para jojoba. Dari cap wanita nakal, wanita simpanan dan cap-cap lain yang diberikan kepada para jojoba... sedih ya kalau sampai cap itu menempel pada diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat (= dalam hal ini tetangga terdekat) tidak memiliki alasan untuk memberikan cap atau label tertentu pada jojober itu. Karena kondisi yang belum memungkinkan atau memang Sang Pencipta belum memberikan dan mempertemukan jojober itu dengan pasangan mereka masing-masing. Kalau sudah begitu jojober hanya bisa tawakal saja sambil menunggu datangnya pasangan yang tepat, serta tidak lupa untuk terus berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip perkataan teman beberapa tahun yang lalu: "Gue sih takut kalau sampai meninggal nanti, tapi belum juga memiliki anak. Siapa yang bakalan do'ain nantinya". Dug... kena banget kalimat temen tadi. Benar juga, siapa yang akan mendo'akan kita kelak bila kita telah meninggal dunia, duh... ngeri juga ya. Mungkin kalimat teman tadi bisa dijadikan sebagai pemecut bagi para jojoba untuk giat dalam menjemput pasangan. Ayo Semangat...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-3154778086384666129?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/3154778086384666129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jojoba.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3154778086384666129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3154778086384666129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/08/jojoba.html' title='JOJOBA'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SotprteFsBI/AAAAAAAAAEU/Yrj13TUfbFQ/s72-c/Jojoba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2597693012817577761</id><published>2009-07-31T09:51:00.004+07:00</published><updated>2009-07-31T11:03:49.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>JALUR TENGAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJrQFs-5xI/AAAAAAAAAD0/KamCk1a1cHg/s1600-h/PIC_0273.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJrQFs-5xI/AAAAAAAAAD0/KamCk1a1cHg/s320/PIC_0273.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364468030304610066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" fullpost=""&gt;Pengendara motor yang melaju di jalur tengah. Mengambil jalur milik pengendara mobil. Ini bisa membahayakan bagi orang lain serta dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2597693012817577761?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2597693012817577761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/jalur-tengah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2597693012817577761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2597693012817577761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/jalur-tengah.html' title='JALUR TENGAH'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJrQFs-5xI/AAAAAAAAAD0/KamCk1a1cHg/s72-c/PIC_0273.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-352320163197786520</id><published>2009-07-30T15:15:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T08:06:57.837+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>POTONG JALUR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJA_h1CGyI/AAAAAAAAADs/zrXOkegGcTU/s1600-h/PIC_0276.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJA_h1CGyI/AAAAAAAAADs/zrXOkegGcTU/s320/PIC_0276.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364421566308424482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hanya karena ingin cepat, membahayakan diri pun dilakoni...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-352320163197786520?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/352320163197786520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/potong-jalur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/352320163197786520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/352320163197786520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/potong-jalur.html' title='POTONG JALUR'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SnJA_h1CGyI/AAAAAAAAADs/zrXOkegGcTU/s72-c/PIC_0276.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5746155361851745950</id><published>2009-07-29T01:54:00.002+07:00</published><updated>2009-07-29T10:10:26.068+07:00</updated><title type='text'>BISA atau TIDAK BISA V.S MAU atau TIDAK MAU</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala sesuatu pada dasarnya bisa dipelajari. Tinggal kita sebagai manusia yang memutuskan, akan melakukan tindakan yang seperti apa. Contoh sederhanya: mengendarai sepeda/motor/mobil. Kita yang belum bisa bahkan belum pernah sama sekali mencoba mengendarai sendiri alat transportasi itu, maka bisa memutuskan apakah kita ingin mempunyai kemampuan untuk mengendarai atau tidak. Bila langkah pertama telah kita putuskan dengan menjawab "Ya", maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencoba belajar mengendarainya langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini akan dapat terlihat tipe seperti apakah seseorang itu. Apakah dia tipe seorang pembelajar atau bukan. Ada yang kemudian menjadi maju mundur untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Dimana dia mungkin pernah mendapatkan masukan atau mendengar dari orang lain tentang pengalaman yang tidak menyenangkan dan menakutkan saat belajar mengendarai sepeda/motor/mobil. Misalnya akan kecebur di got, akan menabrak, akan celaka, dan sebagainya. Apabila yang tertanam kuat dalam pikiran bawah sadarnya adalah rasa ketakutan-ketakutan tadi, maka bisa dipastikan orang yang tadinya ingin belajar malah berbalik arah dan tidak jadi belajar. Dia akan mulai berdalih dan mengatakan bahwa dia "tidak bisa". Padahal belum pernah mencobanya. Atau pernah mencoba tapi pernah mengalami salah satu yang ditakutkan, sehingga menjadi trauma untuk melanjutkan pelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita terkecoh dengan pemilihan kata yang mewakili perasaan kita. Dalam hal belajar, bisa atau tidak bisa menjadi pilihan kata pertama saat kita mengalami kebuntuan. Hanya untuk mempermudah dan mempersingkat jawaban. Bila kita tengok kedalam lubuk hati yang terdalam maka akan dapat ditemukan alasan sebenarnya. Yaitu sebuah rasa keengganan yang merayapi dan menggerogoti keinginan kita (= malas). Jika ditelusuri lagi, malas bisa di musnahkan dengan niat dan segera melakukan tindakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(action)&lt;/span&gt;. Namun masalah yang kemudian muncul dalam melakukan tindakan tadi adalah mau atau tidak mau melakukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;action&lt;/span&gt; tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita pada akhirnya akan melakukan tindakan jawabannya adalah mau atau tidak mau. Mengapa? Karena semua orang pasti bisa belajar, tapi apakah semua orang mau belajar ataukah tidak mau belajar. So bagaimana dengan kita, mana jawaban yang akan dipilih. Kita sendiri yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5746155361851745950?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5746155361851745950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/bisa-tidak-bisa-versus-mau-tidak-mau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5746155361851745950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5746155361851745950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/bisa-tidak-bisa-versus-mau-tidak-mau.html' title='BISA atau TIDAK BISA V.S MAU atau TIDAK MAU'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4312553963693186567</id><published>2009-07-27T07:43:00.007+07:00</published><updated>2009-07-27T08:55:44.513+07:00</updated><title type='text'>NIKMAT SEHAT</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesehatan bila masih ada, kita sering kali mengabaikan bahkan menyia-nyiakan nikmat yang satu ini. Sementara bila telah diberikan musibah sakit, walaupun hanya sakit yang biasanya dianggap "ringan" seperti batuk, pilek, sakit kepala maka kita pun langsung uring-uringan dan baru sadar betapa nikmat berupa kesehatan yang diberikan oleh Allah Swt sangatlah penting dan tidak boleh menyia-nyiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersentil oleh sebuah telpon yang baru saja diterima pagi ini  jam 7.30 Wib dari seorang teman sejawat. Ibu ini mengabarkan sambil menangis dari ujung telpon, bahwa suaminya terkena musibah. Sejak kemarin terkena serangan stroke. Dan kondisinya saat ini dalam keadaan kritis. Si ibu meminta do'a kepada teman-teman untuk kesembuhan suaminya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Innalillahi&lt;/span&gt;, musibah bila Allah Swt sudah menghendaki kapan pun bisa terjadi, tiba-tiba tanpa ada peringatan ataupun tanda-tanda sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya nikmat sehat memang paling tidak dirasakan keberadaan dan fungsinya. Kita sering tidak peduli dengan kondisi tubuh yang sebenarnya memang sudah memberikan sinyal-sinyal "protes", karena tidak dipedulikan. Perasaan lelah, rasa haus, perut keroncongan,  keluar keringat adalah beberapa sinyal yang sebenarnya diberikan oleh tubuh agar kita mengetahui dan lebih memperhatikan kondisi dari tubuh kita. Rasa lelah berarti tubuh meminta diistirahatkan sejenak. Haus berarti tubuh minta diberikan air minum dan merupakan tanda yang diberikan agar kita tidak terserang dehidrasi. Perut keroncongan berarti kita diminta untuk segera mengisikan perut kosong dengan makanan agar tidak kelaparan. Keringat yang terlalu banyak keluar juga bisa memberikan tanda bahwa tubuh sudah mengeluarkan cairan berlebih, bila cairan yang keluar tadi tidak segera digantikan maka kita akan terkena dehidrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun bila disuruh untuk olah raga kita sering tidak mau melakukannya. Dengan berbagai macam alasan kita buat agar tidak disuruh untuk melakukan olah raga. Walaupun hanya sebuah olah raga yang paling ringan dan tanpa biaya semisal jalan kaki. Banyak sekali godaannya untuk tidak melakukannya. Tapi  alasan yang paling utama sebenarnya adalah MALAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak sudah sinyal yang diberikan oleh tubuh kita, namun kita menyepelekan bahkan mengabaikannya. Sehingga pada batas tertentu tubuh sudah tidak bisa lagi menahan beban yang terus diberikan tanpa ada timbal balik untuk memperbaiki, maka yang terjadi kemudian sakit yang tiba-tiba. Begitulah manusia - termasuk aku - banyak yang tidak mempedulikan kondisi kesehatan tubuhnya. Mudah-mudahan suami temanku itu bisa segera pulih dan diberikan kesehatan seperti sediakala. Juga kepada kita yang masih sehat, mari kita jaga dan sayangi tubuh kita. Jangan sia-siakan nikmat sehat yang telah Allah Swt berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4312553963693186567?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4312553963693186567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/nikmat-sehat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4312553963693186567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4312553963693186567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/nikmat-sehat.html' title='NIKMAT SEHAT'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-1892354886146641826</id><published>2009-07-26T22:26:00.005+07:00</published><updated>2009-07-27T02:05:02.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>PRANGKO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmyE1bq4XVI/AAAAAAAAADg/MT32mqf3xmg/s1600-h/STAMP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 259px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmyE1bq4XVI/AAAAAAAAADg/MT32mqf3xmg/s320/STAMP.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362807309786963282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekilas bila di lihat dari jauh, gambar diatas sama saja seperti gambar (cetakan) biasa. Tapi jika di lihat dari dekat maka akan terlihat kalau gambar ini di susun dari ribuan buah koleksi prangko. Ternyata tidak seluruhnya prangko asli, namun ada yang hanya hasil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;copy&lt;/span&gt;-an dari aslinya. Tentu saja tidak asli, karena kalau asli semua pastilah sayang untuk di susun seperti itu. Alasannya karena: termasuk koleksi prangko yang sudah langka dan harganya sudah pasti mahal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-1892354886146641826?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/1892354886146641826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/prangko.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1892354886146641826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1892354886146641826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/prangko.html' title='PRANGKO'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmyE1bq4XVI/AAAAAAAAADg/MT32mqf3xmg/s72-c/STAMP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2143386127686686289</id><published>2009-07-24T14:35:00.001+07:00</published><updated>2009-07-24T14:50:50.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>TANPA HELM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmksQ7M3GtI/AAAAAAAAADY/TsM1DqbEya4/s1600-h/PIC_0259.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmksQ7M3GtI/AAAAAAAAADY/TsM1DqbEya4/s320/PIC_0259.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361865500642450130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Eh, pak... lagi naik motor kenapa celingukan? Mau belanja sayuran atau lagi cari polisi untuk menyerahkan diri supaya di tilang, karena tidak pakai helm ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2143386127686686289?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2143386127686686289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/eh-pak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2143386127686686289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2143386127686686289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/eh-pak.html' title='TANPA HELM'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmksQ7M3GtI/AAAAAAAAADY/TsM1DqbEya4/s72-c/PIC_0259.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4175067979718563118</id><published>2009-07-23T18:34:00.004+07:00</published><updated>2009-07-23T19:36:12.625+07:00</updated><title type='text'>HARI ANAK NASIONAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmhYwrHZVmI/AAAAAAAAADQ/pR7H_esuhyg/s1600-h/han09.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 348px; height: 175px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmhYwrHZVmI/AAAAAAAAADQ/pR7H_esuhyg/s320/han09.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361632949615285858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4175067979718563118?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4175067979718563118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/hari-anak-nasional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4175067979718563118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4175067979718563118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/hari-anak-nasional.html' title='HARI ANAK NASIONAL'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmhYwrHZVmI/AAAAAAAAADQ/pR7H_esuhyg/s72-c/han09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-6522543540531233054</id><published>2009-07-22T10:55:00.004+07:00</published><updated>2009-07-22T23:40:11.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulang Tahun ke-11 Detikcom'/><title type='text'>MY FIRST ONLINE EXPERIENCE</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman pertama mengenal dunia internet... tahun 1999, saat masih kuliah. Bingung pastinya. Teman-teman sudah pada melek internet, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;browsing, chatting, email.&lt;/span&gt; Sementara aku masih cuma sebatas baru sering mendengar, tapi belum pernah sekalipun lihat binatangnya seperti apa. "Malu" karena terasa seperti orang goa yang baru keluar. Mulailah diam-diam mengorek-ngorek info sedikit demi sedikit kepada seorang teman cowok yang kebetulan dekat dan sering ngobrol bareng. Dari situ semakin besar keingintahuan ku, tapi belum tahu cara memecahkannya. Kebetulan saat itu untuk ke warnet saja aku belum mampu membayar biayanya, karena "cukup" lumayan buatku yang masih belum bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu berganti minggu hingga bulan. Sempat lupa tentang dunia internet. Satu hari secara tidak sengaja membaca pengumuman di mading kampus, bahwa di laboratorium komputer (labkom) ada penawaran keanggotaan baru labkom tersebut dengan harga Rp. 125.000,- untuk jangka waktu tiga bulan dan diperbolehkan menggunakan komputer dengan akses intrnet kapan saja. Langsung sumringah wajahku saat itu karena senangnya. Walau masih terpikir juga dari mana dapat uang sebanyak itu. Esok harinya dengan terpaksa menghadap ibu, dengan menerangkan terlebih dahulu apa itu internet dan kegunaanya kelak bagi aku. Agar ibu bersedia untuk memberikan tambahan uang untuk mendaftar sebagai anggota labkom. Setelah uang didapatkan, secepat mungkin aku mendaftarkan diri di labkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau dengan keanggotaan yang sudah di tangan, tetap saja bingung dan malu untuk mempergunakan fasilitas yang telah tersedia. Jika hendak masuk ke labkom saja, harus "diam-diam", maksudnya jangan sampai terlihat oleh teman yang lain. Begitulah nasib orang gaptek (= gagap teknologi) seperti diriku. Walaupun sudah berada didepan komputer yang ada di labkom, aku malah bengong, sementara tangan hanya ditaruh diatas papan keyboard. Dengan niatan mengetik sesuatu tapi tidak juga menekan tombol apapun, karena tidak mengetahui apa yang harus pertama kali dilakukan. Sebagai gantinya malah celingukan melihat orang lain yang sudah pada mahir dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;browsing&lt;/span&gt; dan ber-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;chatting&lt;/span&gt; ria menggunakan mIRC (terpopuler sebagai sarana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chatting&lt;/span&gt;). Walhasil tidak mendapatkan apa-apa. He...he.. kalau ingat kejadian itu bisa cengar-cengir sendirian, seperti saat menuangkan dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh gawat kalau begini terus kapan aku bisa internetan, tapi kalau minta diajari teman wah nanti dulu deh. Bingung juga saat memutuskan untuk minta tolong teman atau tidak, karena itu berarti harus mengecilkan gengsi terlebih dahulu. Dengan perasaan malu, dan sedikit gengsi akhirnya diputuskanlah kalau aku perlu bantuan seorang teman. Minggu berikutnya aku  sudah mulai belajar dengan bantuan seorang teman. Dengan hanya beberapa kali pertemuan di labkom dengannya tetap belum menghasilkan apa-apa. Tapi paling tidak sudah mengetahui harus memulai dari mana bila menggunakan fasilitas internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat di pandu oleh teman, aku meminta untuk dicontohkan membuat alamat email. Sayang saat itu gagal untuk membuatnya, sebab Yahoo.com sering sekali terputus koneksinya. Lagi-lagi aku masih belum mendapatkan apa yang aku inginkan. Batas waktu keanggotaan sudah habis namun belum juga memiliki alamat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;email &lt;/span&gt;satu pun, apalagi bisa ber&lt;span style="font-style: italic;"&gt;chatting &lt;/span&gt;serta &lt;span style="font-style: italic;"&gt;browsing &lt;/span&gt;dengan leluasa. Untungnya ibuku yang baik tidak menanyakan hasil dari mendaftar menjadi anggota di labkom, jadi masih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan salah satu dosen memberikan tugas menganalisa dan harus dibuat makalah secara berkelompok yang bahannya harus di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;download&lt;/span&gt; dari salah satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;website&lt;/span&gt; yang di berikan alamatnya. Mendapat kesempatan untuk menjelajah dalam arti sebenarnya dalam tugas kali ini, tidak ku sia-siakan. Beberapa hari datang lebih awal sebelum mengerjakan tugas secara berkelompok, untuk mampir ke labkom ataupun warnet yang kebetulan baru di buka dan sedang promosi dengan harga "murah", yang letaknya bersebelahan di kampus. Alih-alih mencoba membuka alamat website yang diberikan sang dosen, aku juga terus menjelajah dengan metode &lt;span style="font-style: italic;"&gt;trial and error&lt;/span&gt; berkali-kali. Perasaan senang, bangga, norak menghampiri dikarenakan telah berhasil membuat&lt;span style="font-style: italic;"&gt; account&lt;/span&gt; untuk pertama kalinya di yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dipikir sekarang, ada hikmah yang bisa diambil dari kejadian tersebut yakni berupa ujian kesabaran dalam mendapatkan ilmu. Dan yang terpenting mau terus berusaha dan tidak berputus asa di tengah jalan bila belum berhasil. Karena kesuksesan itu berada di balik kegagalan-kegagalan yang pernah kita lalui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-6522543540531233054?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/6522543540531233054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/my-first-online-experience.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6522543540531233054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6522543540531233054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/my-first-online-experience.html' title='MY FIRST ONLINE EXPERIENCE'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-9105201281299501948</id><published>2009-07-21T19:08:00.004+07:00</published><updated>2009-07-21T21:21:44.978+07:00</updated><title type='text'>TUTUR KATA</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Monyet lo", "anjing banget", "tai lo", "bangsat" maaf...kesemuanya merupakan sebagian dari kata-kata umpatan atau hanya embel-embel yang sepertinya telah di anggap sebagai "wajib" bagi sebagian anak-anak remaja-usia sekolah(di mulai dari tingkat SMP sampai dengan SMU). Tidak hanya pelajar pria yang menggunakan kata-kata kotor itu, tapi juga pelajar wanitanya seperti berlomba untuk terbanyak menggunakan kata-kata tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali berbarengan dengan empat orang pelajar wanita yang masih duduk di bangku  sekolah Menengah Pertama (SMP) di dalam sebuah mikrolet yang aku tumpangi. Mereka ngobrol dan bercanda layaknya anak-anak ABG lain. Namun di setiap candaan mereka selalu terselip kata-kata kotor dan sangat kasar. Sampai yang mendengarnya risih. Dan mau tidak mau akhirnya menegur mereka, dan mencoba menasehati agar tidak melakukannya lagi. Tapi dasarnya ABG mereka malah cekikikan lagi setelah sesaat terdiam karena ada yang menegur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlintas dalam pikiran pertanyaan-pertanyaan : "Pernahkah mereka menggunakan kata-kata kotor itu di dalam rumah mereka masing-masing?", "bagaimana reaksi orang tua mereka?". Mungkin ada sebagian orang tua yang tidak peduli dengan tutur kata anak mereka, baik itu di dalam rumah apalagi di luar rumah. Bahkan ada yang tidak peduli dan tidak ambil pusing dengan tutur kata anak-anaknya, karena mungkin malah para orang tua sendiri yang secara sadar maupun tidak sadar malah mencontohkan penggunaan kata-kata kotor dan tidak pantas saat bertutur kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutur kata yang kasar seperti diatas mungkin menjadi terbiasa bagi para remaja dan pelajar itu, dikarenakan lingkungan diluar rumahnya sudah sangat terbiasa dengan kata-kata tersebut. Yang pada akhirnya para pelajar itu berusaha untuk mengikuti atau pada awalnya hanya ikut-ikutan sebagai iseng belaka. Namun lama kelamaan menjadi terbiasa menggunakannya. Seperti mata rantai yang sulit diputuskan, karena sudah seperti bahasa gaul sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan tidak mungkin mata rantai keburukan itu kita putus dan digantikan dengan tutur kata yang baik yang lebih islami. Dan ini diperlukan kerja sama dari berbagai pihak. Terutama para orang tua dirumah, yang harus memberikan contoh terlebih dahulu kepada anaknya. Dan yang menjadi filter pertama kali dalam segala prilaku dan tingkah laku anak-anaknya. Karena pada dasarnya anak-anak hanya ikut-ikutan teman di awalnya. Jadi bila sudah diarahkan terlebih dahulu dirumah maka akan mudah mereka untuk menjalaninya di luar rumah. Setelah pihak orang tua, maka kemudian tanggung jawab bergulir kepada lingkungan. Tetangga, saudara, teman, guru menjadi lingkungan terdekat anak setelah keluarga yang ada di rumah. Bila ini bisa dimulai dari sekarang, maka akan terputuslah tutur kata yang tidak baik tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah kata-kata pengganti yang islami dan diutamakan dalam bertutur kata:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Alhamdulillah: untuk bersyukur karena mendapatkan kebaikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Innalillahi: bila mendapatkan kesusahan/kesedihan, terkejut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masyaallah: bila melihat sesuatu yang menakjubkan, terkejut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Insyaallah: bila hendak melakukan perjanjian &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Bila bukan kita yang memulai lantas siapa lagi. Kita perbaiki generasi muda yang akan datang, untuk masa depan yang lebih bersahabat, ceria dan bersemangat. Yuk kita budayakan bertutur kata yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-9105201281299501948?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/9105201281299501948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/tutur-kata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/9105201281299501948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/9105201281299501948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/tutur-kata.html' title='TUTUR KATA'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-1802623316924811208</id><published>2009-07-17T23:11:00.003+07:00</published><updated>2009-07-17T23:23:41.403+07:00</updated><title type='text'>BELA SUNGKAWA</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kami mengucapkan turut bela sungkawa atas korban yang meninggal dan luka-luka, atas terjadinya teror bom yang mengguncang ketenangan warga Jakarta khususnya dan bangsa Indonesia umumnya. Hari ini Jum'at, 17 Juli 2009 jam 07.45 pagi., terjadi ledakan bom di dua hotel yang berdekatan letaknya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;JW Marriot&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Ritz Carlton&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Terhadap para keluarga korban semoga tabah atas musibah yang menimpa, Amiin.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-1802623316924811208?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/1802623316924811208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/lagi-lagi-teror-bom.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1802623316924811208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1802623316924811208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/lagi-lagi-teror-bom.html' title='BELA SUNGKAWA'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-619500088136597528</id><published>2009-07-17T08:01:00.013+07:00</published><updated>2009-07-17T23:11:23.765+07:00</updated><title type='text'>TURUN NAIK</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Turun naiknya keimanan manusia pasti adanya. Karena manusia dibekali masing-masing oleh sifat baik dan buruk. Tinggal bagaimana kita mengelolanya. Seseorang yang beriman kalau dia tidak mempertahankan keimanannya pasti suatu saat akan mengalami penurunan juga. Apalagi bagi yang masih terseok-seok dalam menggapai derajat "beriman", pastilah merasa kesusahan untuk mengelola keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya dibutuhkan ilmu untuk terus mempertahankan, menambah dan atau meningkatkan keimanan kita. Karena orang beriman itu pastilah memiliki ilmu. Hanya ibadah yang dilakukan karena berdasarkan ilmu, yang akan diterima dan dinilai sebagai amal oleh Allah Swt. Jadi kita kudu terus menambah ilmu, dan mengamalkannya. Lagi-lagi bicara memang mudah (he..he..) tapi sulit untuk melakukannya. Karena sering kita mendapatkan ilmu namun  belum sempat di praktekan dan diamalkan, sudah keburu hilang entah kemana tanpa berbekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ustazah pernah menganalogikan dengan kepemilikan hewan ternak yang kita sayangi.  Agar hewan ternak kita tidak hilang begitu saja maka kita perlu mengikatnya. Begitu juga dengan ilmu yang kita miliki, agar ilmu yang baru kita dapatkan tidak lekas hilang maka diperlu kan upaya untuk menuliskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ustazah lagi, semua orang adalah dai, paling tidak dia mendakwahi dirinya sendiri agar menjadi manusia yang lebih beriman. Itu sebabnya seorang dai haruslah memiliki ilmu yang berguna untuk melakukan dakwahnya. Kalau membutuhkan materi-materi untuk bahan dakwah bisa &lt;a href="http://www.materi-tarbiyah.com/?id=Dinti" target="new"&gt;dilihat disini&lt;/a&gt;. Mudah-mudahan bisa membantu. Terutama bagi aku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-619500088136597528?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/619500088136597528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/turun-naik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/619500088136597528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/619500088136597528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/turun-naik.html' title='TURUN NAIK'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-6909025053749544664</id><published>2009-07-15T22:23:00.005+07:00</published><updated>2009-07-17T07:39:01.100+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>CELAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl34s8odoLI/AAAAAAAAABM/iNg9MyktXwQ/s1600-h/PIC_0034.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl34s8odoLI/AAAAAAAAABM/iNg9MyktXwQ/s320/PIC_0034.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358712582714532018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini berada di salah satu tangga penyeberangan untuk busway, tepatnya di Jl. Jend. A. Yani, di depan Kantor Pusat Bea dan Cukai. Di salah satu sisi pagar pengaman dari tangga penyeberangan ini memiliki celah yang tidak tertutup rapat. Yang bisa saja membahayakan bagi pengguna tangga penyeberangan ini bila tidak waspada saat berjalan melewatinya. Terlebih bila ada anak kecil yang melewatinya dan kurangnya pengawasan dari orang tua. Jadi berhati-hatilah pada saat menggunakan tangga penyeberangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-6909025053749544664?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/6909025053749544664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/celah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6909025053749544664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6909025053749544664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/celah.html' title='CELAH'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl34s8odoLI/AAAAAAAAABM/iNg9MyktXwQ/s72-c/PIC_0034.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4584583549305672307</id><published>2009-07-15T21:34:00.005+07:00</published><updated>2009-07-15T22:20:28.108+07:00</updated><title type='text'>MOBIL KANCIL VS DELMAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila kita sempat jalan-jalan mengunjungi Monas, yang berada di Jakarta Pusat, maka kita akan menemui dua jenis kendaraan yang masih ada namun sangat sulit untuk ditemui. Yaitu delman (dokar) dan mobil kancil. Un&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3r1E6QgmI/AAAAAAAAAA8/Wa-xw8Z8mHQ/s1600-h/PIC_0150.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 267px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3r1E6QgmI/AAAAAAAAAA8/Wa-xw8Z8mHQ/s320/PIC_0150.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358698428724445794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tuk jenis kendaraan yang terakhir disebutkan ini, memang beberapa waktu yang lalu sempat "heboh" karena diisukan akan menjadi kendaraan pengganti bajaj. Namun entah kenapa sosialisasi akan mobil kancil tidak terdengar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk dokar saat ini masih tetap dipergunakan sebagai alat transportasi di luar Jakarta. Sedangkan di dalam wilayah kota Jakarta, delman hanya diperbolehkan berada di wilayah bagian luar Monas. Yang sebelumnya diperbolehkan berada di dalam wilayah Monas. Kebijakan baru ini pun sempat menuai protes dari para kusir delman yang ada, namun protes dan demo mereka hanya ditampung oleh pemprov DKI. Dan selain beroperasi di luar pagar Monas, delman saat ini dipergunakan oleh para kusirnya untuk melayani anak-anak balita yang ingin berputar-putar di wilayah rumahnya, sambil merasakan naik kuda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4584583549305672307?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4584583549305672307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/mobil-kancil-vs-delman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4584583549305672307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4584583549305672307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/mobil-kancil-vs-delman.html' title='MOBIL KANCIL VS DELMAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3r1E6QgmI/AAAAAAAAAA8/Wa-xw8Z8mHQ/s72-c/PIC_0150.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2373343737379649333</id><published>2009-07-15T21:18:00.003+07:00</published><updated>2009-07-15T21:34:26.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>CORAT-CORET (2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3oexg32QI/AAAAAAAAAAs/45LSW4yvDkA/s1600-h/PIC_0237.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3oexg32QI/AAAAAAAAAAs/45LSW4yvDkA/s320/PIC_0237.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358694747025692930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sekolahan pun tidak luput dari corat-coret yang merusak pemandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2373343737379649333?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2373343737379649333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/corat-coret-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2373343737379649333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2373343737379649333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/corat-coret-2.html' title='CORAT-CORET (2)'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl3oexg32QI/AAAAAAAAAAs/45LSW4yvDkA/s72-c/PIC_0237.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-8362105913257394226</id><published>2009-07-15T13:28:00.012+07:00</published><updated>2009-07-15T16:38:29.758+07:00</updated><title type='text'>LALU LINTAS JAKARTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl2R-SSiO3I/AAAAAAAAAAk/Jc5QOwaMKK0/s1600-h/PIC_0163.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl2R-SSiO3I/AAAAAAAAAAk/Jc5QOwaMKK0/s320/PIC_0163.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358599630888254322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menggunakan jalan raya di seluruh Jakarta memang harus memiliki nyali yang besar, karena bila tidak, salah-salah bisa celaka sendiri. Bagaimana tidak saat ini semua pengguna jalan raya sudah sangat tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan bisa menyebabkan kecelakaan dan membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendara mobil, pengendara motor, pejalan kaki adalah para pengguna jalan raya. Bila diperhatikan di setiap pemberhentian lampu lalu lintas (pada saat lampu berwarna merah) bisa dipastikan ada pengedara motor atau mobil yang menerobos garis batas berhenti. Bahkan berhentinya sudah kelewatan, yaitu 2 meter di depan garis batas, yang pada akhirnya kendaraan-kendaraan itu berhenti menutupi area zebra cross. Ini tentunya akan mendzolimi para pejalan kaki yang ingin menyebrang dan melewati area zebra cross tersebut, karena mereka akan kesulitan lewat karena jalannya tertutupi oleh motor yang berhenti. Padahal fungsi dari zebra cross itu sendiri adalah sarana bagi pejalan kaki agar dapat menyebrang jalan dengan aman dan selamat. Namun hal ini pastinya tidak dapat dirasakan oleh pejalan kaki di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pelanggaran diatas, pengendara motor juga paling sering melanggar peraturan. Diantaranya banyak yang tidak menggunakan helm sebagai alat keselamatan bagi dirinya. Mereka bahkan berdalih tidak ada polisi yang berjaga. Padahal helm digunakan bukan karena takut terkena razia oleh polisi, melainkan untuk melindungi kepala miliknya sendiri. Sering juga terlihat pengendara motor maupun pengendara mobil menelpon/terima telpon atau ber sms-an ria dengan hp. Belum lagi rambu-rambu jalanan yang sering diterobos,  lampu lalu lintas (merah, kuning, hijau) tidak diindahkan lagi. Pengendara motor yang berusaha taat malah ditabrak dengan sengaja dari belakang oleh pengendara motor lainnya. tanpa mempedulikan kesalamatan pengguna jalan yang lain. Kebut-kebutan pun menjadi hal yang jamak dan lumrah untuk dilakukan. Kebut-kebutan serta ugal-ugalan merupakan konsumsi dari pengendara angkutan umum, dengan alasan mengejar setoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejalan kaki adalah pengguna jalan yang paling sering mengalami kerugian, karena tidak ada tempat yang aman bagi mereka untuk melintas di jalan. Karena fasilitas umum yang disediakan untuk mereka yaitu trotoar yang ada disetiap pinggiran jalan sering digunakan untuk melintas para  pengendara motor yang tidak sabaran untuk mengantri bila jalanan mengalami kemacetan,  tempat parkir motor liar, tempat mangkal motor tukang ojek serta sebagai tempat mangkal untuk pedagang kaki lima. Belum lagi bila melintas di trotoar sering pejalan kaki harus mengalah oleh pengendara motor yang juga ingin melintas di trotoar yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sulit menjadi pengguna jalan yang taat di Jakarta. Karena bila tidak hati-hati malah jadi celaka sendiri. Tapi sikap yang taat dan patuh dalam berlalu lintas haruslah terus dijaga, agar selamat sampai tujuan. Oleh karenanya perlu trik tersendiri agar aman dan nyaman berlalu lintas, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Persiapkan surat-surat kendaraan (SIM dan STNK)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan kelengkapan berkendara (helm full face, jaket, sarung tangan) bagi pengendara mobil gunakan seat belt&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cek kelaikan kendaraan (periksa bensin, rem dan mesin apakah layak dipakai)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Taati rambu-rambu lalu lintas yang ada&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hormati dan sayangi pengguna jalan raya yang lainnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melaju di jalan dengan batas kecepatan yang aman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saling bersabar dan mengalah agar tidak memperparah kemacetan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdo'a sebelum pergi menggunakan kendaraan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berhati-hati dan selalu waspada dijalanan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Mari bersama-sama kita belajar untuk tertib berlalu lintas, agar dapat menghindari kecelakaan dan selamat hingga sampai tujuan. Ingat keluarga telah menunggu kita dirumah. Jangan buat mereka bersedih karena harus kehilangan Anda. Karena bila ada sebuah kecelakaan bukan hanya Anda yang merasakan kesakitan dan kesusahan tapi juga keluarga serta orang lain yang terlibat dalam kecelakaan itu. Itu menjadi pertanda bahwa kelalaian yang menimbulkan kecelakaan sangatlah merugikan orang banyak, tak terkecuali diri kita sendiri dan orang-orang yang kita kasihi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yuk kita bersama-sama budayakan tertib berlalu lintas di jalan raya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-8362105913257394226?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/8362105913257394226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/lalu-lintas-jakarta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/8362105913257394226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/8362105913257394226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/lalu-lintas-jakarta.html' title='LALU LINTAS JAKARTA'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/Sl2R-SSiO3I/AAAAAAAAAAk/Jc5QOwaMKK0/s72-c/PIC_0163.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5391258356418847907</id><published>2009-07-14T15:20:00.020+07:00</published><updated>2009-07-15T08:41:15.738+07:00</updated><title type='text'>JODOH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;Coba perhatikan disekeliling kita adakah teman, saudara, kerabat yang belum memiliki pasangan (= jomblo)?  tentu tidak sedikit dari kita yang akan menjawabnya dengan jawaban: "Ya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan merupakan sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang normal dan sudah dewasa. Kenapa harus normal dan dewasa? karena hanya yang telah dewasa yang sanggup mengemban tanggung jawab. Dan hanya yang normal yang bisa menikah, maksudnya disini adalah menyukai lawan jenis bukan yang sesama jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk menikah, bahkan sampai dengan akhir hidupnya. Hanya Allah Swt saja yang memiliki rahasia atas jodoh bagi semua hambaNya. Dan manusia hanya bisa berusaha dan berdo'a untuk mendapatkannya. Jadi teringat dengan beberapa teman yang memang belum menikah, dan mereka pastinya begitu mendambakan ingin segera menikah  dan segera memiliki keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya ini sebuah problem yang tengah terjadi disekeliling kita akhir-akhir ini. Dimana dengan gaya hidup yang serba modern, instan, hura-hura, bisa menjadikan orang akhirnya melupakan menikah dan memiliki keturunan. Dulu salah seorang teman pernah berkata "jangan sampai kita tidak menikah, jikalau kita sampai tidak menikah maka kelak siapa yang akan mendo'akan bila kita telah meninggal kelak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problem belum juga menemukan jodoh yang tepat bukan hanya dialami oleh para wanita saja (karena memang jumlah wanita lebih banyak dari pria) tapi juga ini banyak dialami oleh para pria. Dimana para pria banyak yang begitu tidak percaya dirinya untuk memilih salah satu wanita untuk dinikahinya. Pria-pria tersebut berdalih masih belum memiliki pekerjaan yang tetap, takut tidak bisa menghidupi dan menjamin kesejahteraan istri dan anak-anaknya kelak. Namun ini juga didukung oleh para wanita masa kini yang begitu pemilihnya dalam hal jodohnya. Mereka menginginkan pria yang sudah mapan secara materi, ganteng fisiknya. Jadilah titik temu sehingga menyebabkan dua kubu tidak bisa bertemu. Wanita memasang kriteria setinggi langit namun tidak memperhatikan apakah dirinya pun memiliki kriteria yang sama, begitu pun sebaliknya. Akhirnya masing-masing pihak menjadi stres dan depresi, lama kelamaan mereka yang terjebak dengan pikiran buruk dan dibarengi dengan rasa putus asa menempuh jalan pintas dengan bunuh diri, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;na'udzubillah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja kita mau bersabar dan terus optimis maka berputus asa bukanlah sesuatu yang kita pilih. Masih banyak yang dapat kita kerjakan untuk mengisi hari-hari dalam masa penantian datangnya jodoh yang tepat untuk kita. Bila kita memang sudah bekerja, sibukanlah diri dengan pekerjaan dan terus mengembangkan diri. Isi hari-hari dengan menambah ilmu dan wawasan. serta ketrampilan. Atau meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, bagi yang memiliki kecukupan dana. Bisa juga mengikuti berbagai organisasi-oraganisasi. Sehingga bisa menambah pertemanan dari berbagai kalangan, mungkin dengan begitu bisa menjadi jalan bagi kita untuk semakin mendekatkan dengan jodoh kita. Bisa juga dengan menawarkan diri kepada orang yang terpecaya untuk mencarikan pasangan hidup. Seperti lagu dari grup band Wali, yang salah satu liriknya berisi kata-kata tawaran kepada siapa saja untuk mencarikan jodoh dan dinikahkan dengan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ayo semangat dan jangan berputus asa. Tapi juga jangan melupakan jodohmu. Abaikan saja orang di luar sana yang mungkin (bila ada) menggunjing. Kita yang paling mengetahui kondisi diri kita sendiri. Kita yang memutuskan apakah bersedih atau bahagia. Jangan pernah sekalipun mengijinkan orang lain membuat diri kita tidak bahagia. Karena sesungguhnya Allah sudah menciptakan caranya tersendiri bagi kita. Yaitu jalan yang teramat manis untuk dikenang oleh kita kelak, dalam masa penantian dalam menemukan jodoh. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5391258356418847907?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5391258356418847907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/pernikahan-merupakan-sesuatu-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5391258356418847907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5391258356418847907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/pernikahan-merupakan-sesuatu-yang.html' title='JODOH'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7930693392622082655</id><published>2009-07-13T09:18:00.006+07:00</published><updated>2009-07-13T22:55:43.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>CORAT-CORET</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlqsPizF1qI/AAAAAAAAAAc/dZFTUmpLVtc/s1600-h/PIC_0243.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlqsPizF1qI/AAAAAAAAAAc/dZFTUmpLVtc/s320/PIC_0243.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357784089749739170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah ini sebuah kreativitas ataukah sebuah keisengan dan kebodohan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapresiasikan apa yang disebut seni menggambar tapi tidak pada tempatnya bahkan cenderung merugikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7930693392622082655?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7930693392622082655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/corat-coret.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7930693392622082655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7930693392622082655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/corat-coret.html' title='CORAT-CORET'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlqsPizF1qI/AAAAAAAAAAc/dZFTUmpLVtc/s72-c/PIC_0243.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2306318159902739148</id><published>2009-07-13T07:39:00.010+07:00</published><updated>2009-07-13T08:47:54.609+07:00</updated><title type='text'>HARI PERTAMA SEKOLAH</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senin ini adalah hari pertama anak sekolah memulai kegiatan belajar mengajar setelah kurang lebih dua minggu lamanya mereka libur kenaikan kelas. Tadi saat menuju ke kantor, sempat melihat keadaan lapangan sekolahan yang kebetulan terlewati. Mereka sedang berbaris, mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara bendera yang memang diadakan setiap hari Senin.  Di sisi sebelah timur dari barisan itu berbaris lah anak-anak baru, yaitu anak kelas satu. Agak bergeser sedikit dari barisan itu, tepatnya di bagian luar lapangan maka dapat terlihat bergerombol para orang tua murid (Bapak, Ibu) yang menunggui anak-anak mereka yang memang baru memasuki Sekolah Dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum terlihat ada insiden dari anak-anak kecil itu, karena biasanya mereka "ber-ulah" setelah mereka memasuki ruang kelas untuk belajar. Akan terjadi anak-anak itu menangis, merengek minta pulang, ketakutan, kelelahan. Masih dibutuhkan adaptasi dari suasana rumah ke kelas baru (bagi mereka yang sama sekali belum pernah sekolah, mis. TK) atau diperlukan adaptasi dengan suasana kelas serta teman yang baru (bagi mereka yang pernah duduk di TK). Maka disinilah fungsi orang tua untuk menenangkan anaknya agar bisa bertahan di dalam kelas untuk mengikuti proses adaptasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anehnya tidak hanya di dua sekolah tingkat dasar tersebut yang dipenuhi oleh orang tua yang menunggui anaknya. Hanya berjarak 50 meter dari SD tersebut, terdapat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri. Ternyata ada beberap orang tua murid yang juga menunggui anaknya yang baru memasuki SMK tersebut. Yang kebetulan mereka memasuki masa orientasi siswa baru. Terlihat rambut mereka di kuncir dengan aneka warna pita (bagi siswi) dan bermacam atribut lain yang diperintahkan oleh para seniornya. Heran juga, kenapa para orang tua itu menunggui anak-anaknya. Apakah memang karena iseng atau penasaran ingin tahu apa saja yang dilakukan pada masa orientasi tersebut, ataukah mereka memang merasa khawatir seperti saat mereka mengantarkan anak-anak mereka di SD dulu. Wah kalau yang terkhir alasannya, kok terasa kurang mendidik ya. Dimana orang tua tidak mengajarkan kemandirian kepada anak-anaknya, untuk mempersiapkan diri mereka memasuki masa transisi ke usia remaja untuk kemudian menjadi dewasa. Kekhawatiran orang tua yang terlalu besar terkadang bisa dimanfaatkan oleh anak. Mereka menjadi manja dan ingin semua keinginannya dituruti serta dilayani bak seorang raja oleh orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sikap para orang tua kebanyakan. Yang merasa terlalu khawatir sesuatu yang buruk akan terjadi dan menimpa kepada anak-anaknya. Memang diperlukan kehati-hatian dalam menjaga mereka. Mungkin kalau sesekali merasa khawatir, masih bisa dimaklumi. Namun kalau setiap saat kekhawatiran itu terjadi bahkan menjadi terlalu memanjakan anak, maka perlu berjaga-jaga juga agar kelak di kemudian hari sikap orang tua itu tidak akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri juga anaknya. Karena pasti akan merasa kewalahan dalam melayani dan menuruti semua keinginan sang anak. Dan juga bisa menjadi bibit yang tidak baik kepada anak-anaknya sendiri. Karena akan terbentuk lah mental anak yang terlalu tergantung kepada orang tua, manja dan gampang menyerah dan berputus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal diatas belum pernah dialami oleh ibu-ibu muda yang baru memiliki anak kecil dan belum memasuki masa usia sekolah, masih perlu beberapa tahun lagi hingga bisa mencapai pada posisi seperti mereka. Tapi perlu juga ibu-ibu muda ini belajar  dan mencontoh dari mereka, dan juga para orang tua kita sendiri yang selama ini telah menanamkan kemandirian kepada diri kita masing-masing. He..he..he.. memang mengucapkan itu jauh ebih mudah daripada menjalani dan mengerjakannya. Ya namanya juga lagi belajar jadi seorang ibu yang baik kan tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2306318159902739148?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2306318159902739148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/hari-pertama-sekolah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2306318159902739148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2306318159902739148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/hari-pertama-sekolah.html' title='HARI PERTAMA SEKOLAH'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7880426449232989745</id><published>2009-07-11T20:03:00.006+07:00</published><updated>2009-07-11T23:03:31.004+07:00</updated><title type='text'>PERPISAHAN</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kehidupan ini, semuanya diciptakan Allah berpasang-pasangan. Ada sebab dan akibat. Ada aksi ada reaksi. Ada pertemuan ada perpisahan. Ada kelahiran ada kematian. Kita sebagai manusia sudah mengetahui dan meyakini akan hal tersebut. Namun apabila salah satu dari kondisi tersebut diatas menghampiri, kita pasti akan mengalami reaksi berbeda-beda. Ada kegembiraan ada juga yang mengalami kesedihan. Tergantung mana yang menghampiri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pertemuan ada perpisahan. Kita akan senang bila pada saat tertentu dalam hidup kita mengalami perjumpaan dengan seseorang. Yang pada akhirnya orang tersebut di kemudian hari akan menjadi teman atau sahabat karib bahkan bisa menjadi suami/istri kita. Perasaan kita akan berbunga-bunga, perasaan senang dan bahagia yang meletup-letup. Dan terkadang perasaan tersebut sulit sekali kita kendalikan. Tiba-tiba perasaan itu datang membuncah di dada dan ingin segera loncat keluar. Perasaan bahagia tersebut dapat berubah menjadi sebuah energi yang maha dahsyat, yang bisa menggerakkan kita untuk berbuat melakukan sesuatu. Entah berbuat positif atau bahkan berbuat yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya bila kita dihadapkan pada kejadian yang mengharuskan terjadinya sebuah perpisahan. Pastinya kita akan merasakan kesedihan, kegalauan, kekosoangan, kehampaan, kehilangan. Yang bisa berdampak kepada keletihan hati dan pikiran, apabila perasaan tersebut tidak dapat kita kontrol  atau kendalikan. Walaupun perpisahan yang kita alami bukanlah perpisahaan karena kematian. Tetap saja semua hal yang bernama sebuah perpisahaan, pastinya akan membuat kesedihan di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpisah dari sebuah jabatan/kedudukan yang selama ini kita pegang baik itu di sebuah perusahaan ataupun sebuah organisasi. Atau berpisah dari orang tua/orang yang kita kasihi (teman, sahabat). Ada kesedihan yang datang, karena kita sadar ada yang hilang dari sisi kita. Terkadang perpisahan dapat juga menimbulkan rasa penyesalan. Ya, penyesalan... karena mungkin kita masih belum bisa berbuat banyak untuk memberikan yang terbaik kepada yang kita kasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7880426449232989745?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7880426449232989745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/perpisahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7880426449232989745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7880426449232989745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/perpisahan.html' title='PERPISAHAN'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2536114398854072630</id><published>2009-07-08T11:35:00.012+07:00</published><updated>2009-07-08T12:12:37.761+07:00</updated><title type='text'>NYONTRENG UNTUK 2009 -2014</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aha... Akhirnya pada hari ini, masyarakat Indonesia menunaikan hak pilihnya. Masyarakat semua berbondong-bondong memadati TPS yang ada disekitar tempat tinggalnya. Tidak lain untuk menyontreng salah satu calon presiden, yang akan memimpin negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga presiden terpilih nanti akan menjadi pemimpin yang amanah dan penuh pengertian dimana rakyatnya diperhatikan sepenuh hatinya. Karena rakyatnya telah memilihnya dengan sepenuh hati. Bahkan ada yang dengan kesadaran dirinya sendiri mengeluarkan tenaga dan dana demi melakukan pemilihan. Ini bisa kita lihat dari para pekerja/buruh yang selama ini bekerja di Jakarta atau kota-kota besar lainnya, mereka dengan rela merogoh koceknya untuk membeli tiket untuk pulang ke kampung halamannya, demi menyontreng calon presiden dambaannya. Yang tentunya dengan harapan-harapan yang mudah-mudahan dapat dilaksanakan oleh presiden pilihannya kelak bila terpilih menjadi pemimpin negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun presiden yang akan terpilih nanti, apakah dengan no urut 1. Megawati Soekarnoputri - Prabowo Subianto (Mega Pro) atau no urut 2. Susilo Bambang Yudoyono - Boediono (Lanjutkan) ataukah no urut pamungkas 3. Jusuf Kalla - Wiranto (Lebih cepat lebih baik), rakyat Indonesia pastinya sangat mengharapkan mereka pasangan presiden dan wakil presiden terpilih secara langsung oleh rakyatnya akan menjalankan tugasnya dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Serta mari kita berharap mereka para pemimpin negeri ini kelak begitu memperhatikan nasib para rakyatnya secara keseluruhan. Mereka dapat melanjutkan program-program yang memang terbaik dari presiden yang lalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(incumbent)&lt;/span&gt; dan memperbaiki dan memperbarui program yang kurang baik, serta membuat program-program baru untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang pasti mari kita bersama-sama berdo'a agar Indonesia lebih sejahterah dan lebih baik untuk lima tahun mendatang. Semua diharapkan agar selalu mendukung presiden dan wakil presiden terpilih. Jangan lagi ada capres dan cawapres yang sekarang berlaga hanya siap menang namun tidak pernah sekalipun siap kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Allah berkahilah para pemimpin kami dan berikanlah mereka kepahaman agar mereka lebih membumi dan memperhatikan rakyatnya. Dan bimbinglah mereka agar mereka selalu berada dijalan-Mu, dan bimbing mereka di setiap saat mereka akan membuat keputusan yang mengatasnamakan rakyat, agar keputusan yang mereka buat bermanfaat untuk seluruh bangsa Indonesia. Ya, Allah berkahilah kami semua, Amiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2536114398854072630?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2536114398854072630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/nyontreng-untuk-2009-2014.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2536114398854072630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2536114398854072630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/nyontreng-untuk-2009-2014.html' title='NYONTRENG UNTUK 2009 -2014'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5446283739486968227</id><published>2009-07-07T08:38:00.009+07:00</published><updated>2009-07-07T09:37:42.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>DILARANG BERDAGANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlKuQfbIXPI/AAAAAAAAAAU/HIxzSg8xL7g/s1600-h/PIC_0234.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlKuQfbIXPI/AAAAAAAAAAU/HIxzSg8xL7g/s320/PIC_0234.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355534505233374450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah jelas-jelas terpampang papan "PERINGATAN" yang melarang berdagang di areal perkemahan di Jambore, Cibubur ini. Tapi ternyata si pedagang tetap bandel untuk berdagang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5446283739486968227?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5446283739486968227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/dilarang-berdagang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5446283739486968227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5446283739486968227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/dilarang-berdagang.html' title='DILARANG BERDAGANG'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SlKuQfbIXPI/AAAAAAAAAAU/HIxzSg8xL7g/s72-c/PIC_0234.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5797536155272438253</id><published>2009-07-03T10:49:00.010+07:00</published><updated>2009-07-03T16:15:46.541+07:00</updated><title type='text'>PERJUDIAN DI SEKOLAH DASAR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aduh...baru saja nulis banyak-banyak eh tahu-tahu entah kenapa tiba-tiba blas...hilang...entah kemana. Sebel...    Ya sudah mau tidak mau nulis lagi dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ini sebuah curhat keprihatinan, bahwa di dua buah Sekolah Dasar (SD) dekat rumah. Yang setiap hari dilewati bila ingin keluar rumah untuk berakivitas, telah dijadikan sebagai tempat untuk praktek perjudian oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Dan anehnya sudah beberapa bulan praktek perjudian ini tidak segera di usir oleh aparat yang berwenang. Entah itu oleh kepala sekolah atau pihak kelurahan (karena sekolah ini juga dekat dengan kelurahan Utan Kayu Selatan) atau pihak kepolisian atau siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecurigaanku dimulai saat pulang kantor melewati kedua SD itu. Terlihat beberapa motor parkir di kedua SD yang letaknya bersebelahan namun dipisahkan oleh sebuah gang. Dalam pikiranku saat itu, mungkin ada kegiatan pentas seni atau kegiatan lain yang diadakan oleh pihak sekolah dan dihadiri oleh orang tua. Tapi ternyata setelah beberapa hari bahkan minggu, ternyata kegiatan itu tidak berhenti, bahkan berlanjut hingga kemarin sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah bertanya ke tetangga, apakah ada motif lain dari para laki-laki dewasa yang bermain layang-layang di lapangan di kedua SD tersebut. Ternyata mereka tidak hanya bermain layang-layang tapi juga dijadikan sebagai media untuk berjudi. Ini juga ditambahkan informasi yang aku dapatkan dari tukang gorengan yang memang setiap hari mangkal di depan SD tersebut. Menurut si abang gorengan, para penjudi itu mulai jam 15.00 Wib berdatangan satu persatu. Dan mulailah mereka menaikan layangan yang mereka miliki dan masing-masing diadukan antar kelompok yang ada di dua SD yang bersebelahan tersebut. Sekelompok ada di SD  20 dan yang satu kelompok lagi ada di SD 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geram sekali melihat mereka melakukan praktek judi itu. Memang patut kita akui sebenarnya para penjudi itu punya daya kreativitas juga. Karena semua hal bisa mereka jadikan sebagai media untuk dijadikan perjudian. Dimulai dari pertandingan olah raga, adu binatang (ayam, jangkrik, domba, burung), judi dengan kupon berhadiah, dan lain-lain.  Mereka biasanya berdalih bahwa itu mereka lakukan sebagai iseng dan senang-senang saja. Apapun alasannya tetap saja itu merusak dan yang sudah pasti hukumnya dalam agama adalah diHARAMkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat terpikir untuk memfoto kegiatan mereka, namun sayangnya belum sempat mengabadikan ke dalam foto dengan kamera digital milikku, eh keburu kamera itu rusak. Mudah-mudahan dalam waktu dekat praktek perjudian itu telah ditertibkan dan diusir dari kedua sekolah tersebut. Semoga...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5797536155272438253?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5797536155272438253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/perjudian-di-sekolah-dasar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5797536155272438253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5797536155272438253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/perjudian-di-sekolah-dasar.html' title='PERJUDIAN DI SEKOLAH DASAR'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2832076496865139392</id><published>2009-07-02T10:22:00.005+07:00</published><updated>2009-07-02T16:48:48.505+07:00</updated><title type='text'>NDABLEK</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelamaan bergaul dengan orang yang kerjanya hanya mengeluh saja bukan hal yang menyenangkan. Walau bergaulnya pun hanya ngobrol sesekali, tapi cukup membuat kuping gatal, dan ingin mengelem mulutnya supaya diam dan tidak selalu mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maunya sih tidak dekat-dekat dengannya tapi apa daya, harus tetap bersebelahan dengannya. Tapi masih untung juga, karena dia orang yang tidak betah duduk dikursinya. Jadi tidak harus mendengarkannya setiap menit keluhan dan obrolannya yang sangat mengganggu, karena sepertinya dia selalu punya hal yang bisa dijadikan bahan untuk mengobrol. Dan jelas obrolannya sangat tidak bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah kalau ada dia, berusaha untuk tidak melayani dia untuk mengobrol. Karena sekali dilayani obrolan itu tidak akan pernah berhenti. Dan terus merembet kemana-mana, yang akhirnya berubah menjadi membicarakan orang lain, atau menjadi ajang pamer harta. Yang kedua dengan body language. Aku biasanya berusaha untuk tidak menatap wajahnya atau dengan sengaja membelakanginya bila diajak bicara. Tapi memang dasar ndablek, tetap saja dia terus bicara tanpa henti. Hmm... benar-benar menjengkelkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2832076496865139392?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2832076496865139392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/ndablek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2832076496865139392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2832076496865139392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/ndablek.html' title='NDABLEK'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5729152382655332206</id><published>2009-06-30T11:59:00.004+07:00</published><updated>2009-06-30T15:32:18.885+07:00</updated><title type='text'>TIDAK TAHU MALU</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Malaysia Klaim Tenun Ikat Sambas" &lt;/span&gt;judul dari salah satu kolom yang ada di koran Indopos, Selasa 30 Juni 2009. Sedih rasanya mendengar kalau apa yang seharusnya menjadi hak kita bangsa Indonesia, namun di klaim menjadi milik bangsa lain. Juga menjadi sedih bila yang mengklaim tersebut ternyata negara tetangga terdekat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sekian kalinya negara tetangga itu mengklaim karya anak bangsa ini. Dan itu juga tidak membuat pemerintah menjadi sadar untuk melindungi karya-karya atau budaya-budaya negeri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk negara tetangga, kenapa begitu tidak tahu malunya mereka, merasa memiliki suatu budaya atau karya, yang jelas-jelas itu bukan miliknya. Begitukah adab bertetangga yang baik? seharusnya tetangga adalah orang terdekat layaknya saudara sendiri. Yang harus di bela dan mendapatkan perlindungan dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga para pemimpin di negara tersebut memiliki rasa malu dan mulai memperbaiki diri. Paling tidak mau mengakui kalau itu bukan miliknya dan meminta maaf kepada Indonesia. Dan dengan bebesar hati mau mengakui bahwa Indonesia memiliki ragam budaya yang lebih banyak dan lebih baik dari mereka. Dan memiliki itikad baik untuk hidup berdampingan sebagai tetangga yang baik yang saling menghargai satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5729152382655332206?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5729152382655332206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/tidak-tahu-malu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5729152382655332206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5729152382655332206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/tidak-tahu-malu.html' title='TIDAK TAHU MALU'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-5500728301470081592</id><published>2009-06-19T23:26:00.001+07:00</published><updated>2009-07-18T01:05:14.255+07:00</updated><title type='text'>SCHOUWBURG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmC2RyqXMDI/AAAAAAAAACQ/QxxRHf2tuXg/s1600-h/Copy+of+CIMG8420.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 379px; height: 284px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmC2RyqXMDI/AAAAAAAAACQ/QxxRHf2tuXg/s320/Copy+of+CIMG8420.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359483973344374834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gedung &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesenian Jakarta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(GK&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;J)&lt;/span&gt; yang dulu bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Schouwburg" &lt;/span&gt;begitu megah terlihat di malam hari. Tidak pernah terpikir akhirnya bisa masuk dan melihat salah satu pertunjukan teater komedi oleh Cie BP Zoom yang sempat di gelar oleh lembaga CCF. Walaupun hanya bisa melihat satu bagian pertunjukan pembuka yaitu beberapa menit di awal pertunjukan. Acara ini terselenggara bersamaan dengan acara pembukaan "Festival Paser Baroe" yang di buka oleh Fauzi Bowo (Gubernur DKI Jakarta) pada Jum'at, 19 Juni 2009.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Persiapan untuk melihat pertunjukan di GKJ dilakukan cukup "heboh". Sehari sebelumnya bersama dengan seorang teman, kami mengunjungi pameran filateli di Gedung Filateli yang letaknya bersebelahan dengan GKJ. Kami mencari-cari sedikit informasi tentang GKJ, maksudnya sih untuk membuat liputan kecil untuk salah satu rubrik di buletin milik keputrian masjid. Malah mendapat undangan dari mbak Dewi (humas GKJ) untuk melihat pertunjukan esok malamnya. Senangnya mendapat tawaran itu, karena itu berarti bisa melihat pertunjukan dengan gratis pikirku (dan memang benar-benar gratis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmC7dz8GP5I/AAAAAAAAACY/6ygsBdWY9LI/s1600-h/CIMG8498.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmC7dz8GP5I/AAAAAAAAACY/6ygsBdWY9LI/s200/CIMG8498.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359489677403766674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin untuk sebagian orang GKJ itu merupakan gedung antik yang sulit untuk dikunjungi dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa masuk dan melihat pertunjukan disana, dan dengan harga tiket masuknya yang mahal. Namun ternyata tidak, harga tiket masuknya relatif terjangkau. Harga termurah Rp. 40.000,- bahkan ada yang gratis. Siapapun bisa masuk dan melihat pertunjukan di dalam gedung yang bisa dikategorikan sebagai gedung tua. Hanya saja ada syaratnya bagi yang ingin masuk ke GKJ, yakni:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai pemain/pekerja seni&lt;/span&gt;: Harus menampilkan pertunjukan yang memang sudah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"layak" &lt;/span&gt;untuk di tonton oleh khalayak umum (artinya harus sudah memiliki audience atau jelas target pasarnya siapa)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai penonton&lt;/span&gt;: Bila ingin menonton pertunjukan harus mematuhi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dress code&lt;/span&gt; yang dipersyaratkan yaitu sopan dan rapi (tidak diperkenankan menggunakan sandal dan juga kaos), juga dilarang membawa makanan dan minuman masuk ke dalam ruangan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang belum mengetahui bahwa Gedung Kesenian Jakarta, yang berlokasi di Jl. Gedung Kesenian No. 1, Jakarta Pusat itu dulunya pernah dijadikan sebagai Gedung Dewan (DPR) untuk waktu yang sangat singkat, mungkin itu sebabnya jadi banyak yang tidak mengetahuinya. Bahkan menurut mbak Dewi petugas di GKJ pun baru mengetahui setelah ada yang memberitahukannya saat GKJ digunakan sebagai acara Debat Calon Presiden belum lama ini. Selain juga pernah menjadi asrama bagi para tentara Jepang, ruang kuliah, tempat bermain bilyar, serta pernah juga digunakan sebagai gedung bioskop pada tahun 1968, dan pernah juga dinyatakan sebagai monumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GKJ sudah sangat dikenal oleh para penggiat seni, karena ruangan GKJ sudah memiliki fasilitas suara akustik didalamnya. GKJ juga tidak kalah dengan gedung-gedung kesenian yang ada di dunia, walau memang merupakan gedung tua. Saat ini GKJ berada dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-5500728301470081592?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/5500728301470081592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/schouwburg.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5500728301470081592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/5500728301470081592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/07/schouwburg.html' title='SCHOUWBURG'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmC2RyqXMDI/AAAAAAAAACQ/QxxRHf2tuXg/s72-c/Copy+of+CIMG8420.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-6359962024241746736</id><published>2009-06-03T11:11:00.002+07:00</published><updated>2009-06-03T11:47:21.210+07:00</updated><title type='text'>Sikap</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pikiran negatif dan meremehkan orang lain sungguh sangat merugikan. Kita bisa saja kehilangan teman dan orang yang kita sayangi dengan memiliki dua hal tersebut diatas. Meremehkan orang lain adalah salah satu ciri dari sifat sombong. Dimana kita menganggap diri kita adalah yang tahu dan baik dalam segala hal, sedangkan orang lain tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua sikap itu saling terkait satu sama lainnya. Walaupun sudah mengetahui bahwa ada orang lain yang mempunyai kelebihan, namun tetap saja dianggap kecil atau hasil kerja yang dilakukannya tidak dianggap sama sekali. Dan biasanya ujung-ujunganya ini bisa menimbulkan pikiran negatif, kalau semua yang dilakukan oleh orang lain selalu salah dan tidak ada yang benar kecuali hasil kerjanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-6359962024241746736?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/6359962024241746736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/sikap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6359962024241746736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/6359962024241746736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/sikap.html' title='Sikap'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-1269627119508774809</id><published>2009-06-02T10:18:00.007+07:00</published><updated>2009-06-02T11:26:34.721+07:00</updated><title type='text'>1001 Alasan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata untuk sebuah kebaikan saja, tidak semua orang mau dengan mudah menggapainya. Walaupun sudah direntangkan jalan mudah di hadapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ya sebuah amal kebaikan itu, sungguh sangat sulit untuk dilakukan, apabila tidak ada campur tangan dari Allah swt, Yang Maha Menggerakan Hati. Karena sungguh tidak ada daya bagi kita jikalau bukan karena ada yang memberikan petunjuknya. Walaupun jalan menuju kebaikan itu sudah ada didepan mata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya saja dalam sebuah kepengurusan/team suatu kegiatan. Pasti ada saja yang tidak datang, bila telah di undang untuk rapat menjadi pengurus. He..he.. ada saja alasan yang bisa digunakan. Entah kenapa tiba-tiba kita menjadi orang yang sangat kreatif untuk membuat 1001 alasan. Mungkin ini bisa menimpa siapa saja termasuk diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-1269627119508774809?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/1269627119508774809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/ternyata-untuk-sebuah-kebaikan-saja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1269627119508774809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1269627119508774809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/06/ternyata-untuk-sebuah-kebaikan-saja.html' title='1001 Alasan'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7347606555392316972</id><published>2009-05-23T20:28:00.003+07:00</published><updated>2009-05-23T21:52:18.388+07:00</updated><title type='text'>Sepotong Kata</title><content type='html'>Sungguh lidah dan sikap kekanak-kanakan bisa membuat hati terluka. Sebuah hati yang begitu lembut atau yang keras sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari sepotong kata lalu terus berlanjut ke kata berikutnya, kemudian ditimpali dengan kata lain dari orang yang diajak bicara dan terus begitu, hinggai bila di bumbui dengan rasa amarah, maka akan terasa klop sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang semula hanya sebuah lelucon pun, maka akan di terima lain oleh yang mendengarnya. Lagi-lagi yang berperan disini adalah kejernihan pikiran dan kelapangan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat menjengkelkan bila maksud semula tidak ingin melukai, namun hasil akhirnya malah jauh dari yang diharapkan. Akhirnya yang terluka bukan hanya hati dari lawan bicara kita, namun juga hati kita. Ya, sedih pasti akan terasa... bila ternyata kata-kata yang kita keluarkan membuat sebuah hati terluka. Disini sepertinya telah tercipta efek domino, dimana bila yang satu terkena maka yang lain akan terkena imbasnya pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi yang kita hanya bisa berkata lidah itu tidak bertulang, sebagai pembelaan diri dari kesalahan yang telah diperbuat. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7347606555392316972?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7347606555392316972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/05/sepotong-kata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7347606555392316972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7347606555392316972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/05/sepotong-kata.html' title='Sepotong Kata'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4097527972555880364</id><published>2009-05-08T09:12:00.008+07:00</published><updated>2009-05-23T21:55:10.416+07:00</updated><title type='text'>Abai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SgOYDTelFwI/AAAAAAAAAAM/QYKp4i3pva8/s1600-h/PIC_0082.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SgOYDTelFwI/AAAAAAAAAAM/QYKp4i3pva8/s320/PIC_0082.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333273566272362242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 9 besok, tepat sebulan sudah pemilu berlalu. Tapi masih saja meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita semua untuk terus memperbaikinya. Ada kejadian yang sempat terfoto saat salah satu partai peserta pesta demokrasi akan mengadakan kampanye. Terlihat masih saja ada dari simpatisan yang ikut dalam konvoi melanggar peraturan lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dipertanyakan disini apakah hanya dengan ikut serta dalam pesta demokrasi berarti kita mengabaikan keselamatan diri kita sendiri? Perlu dicermati banyak yang ikut konvoi membawa keluarga (anak dan istri). Bagi mereka yang menggunakan motor ada saja yang tidak menggunakan helm sebagai pelindung kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka tidak memperhatikan kalau yang perlu dilindungi bukan hanya batok kepalanya (yang memang sudah keras) tapi apa yang terdapat di dalam batok kepala itu, yang cukup lembut dan mudah terkoyak - OTAK - atau mungkin sipemiliknya tidak merasa perlu melindungi otaknya, karena memang tidak merasa memiliki otak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya para ayah yang mengajak istri dan anaknya dalam konvoi masa bodoh dengan keselamatan mereka, dan cenderung egois dengan keselamatan dirinya sendiri (walau menggunakan helm cetok seadanya) atau hanya takut ditilang oleh polisi... entah untuk alasan yang mana mereka melakukannya. Sayangnya juga para istri abai terhadap keselamatan diri dan anaknya. Benar-benar sangat disayangkan wahai para bunda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4097527972555880364?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4097527972555880364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/05/abai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4097527972555880364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4097527972555880364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/05/abai.html' title='Abai'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SgOYDTelFwI/AAAAAAAAAAM/QYKp4i3pva8/s72-c/PIC_0082.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-3076978476009030717</id><published>2009-04-05T15:07:00.008+07:00</published><updated>2009-07-21T18:11:01.256+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JEPRET'/><title type='text'>BAJAJ PUN KAMPANYE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmV8S1tK4EI/AAAAAAAAACg/9hmwxLHpmik/s1600-h/PIC_0064.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 192px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmV8S1tK4EI/AAAAAAAAACg/9hmwxLHpmik/s320/PIC_0064.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360827594550468674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Macam-macam cara kampanye yang digunakan untuk mendulang suara pada saat pemilihan legislatif nanti. Salah satunya menggunakan bajaj ini. Si Caleg berharap cara ini bisa lebih efektif dan tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-3076978476009030717?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/3076978476009030717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/04/kampanye.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3076978476009030717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3076978476009030717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2009/04/kampanye.html' title='BAJAJ PUN KAMPANYE'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fKpU3YgIAlE/SmV8S1tK4EI/AAAAAAAAACg/9hmwxLHpmik/s72-c/PIC_0064.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7093134499060473260</id><published>2008-05-19T15:55:00.008+07:00</published><updated>2009-05-23T21:14:18.752+07:00</updated><title type='text'>Hmm...</title><content type='html'>Hmm... dah lama tidak ngunjungi blog sendiri. He..he.. maklum pake fasilitas kantor. Trus koneksi internetnya lemot banget.. jadilah malas mengupdate :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7093134499060473260?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7093134499060473260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2008/05/hmm_19.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7093134499060473260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7093134499060473260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2008/05/hmm_19.html' title='Hmm...'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4498883388743217030</id><published>2007-12-07T17:15:00.002+07:00</published><updated>2007-12-10T16:26:01.273+07:00</updated><title type='text'>Minyak mu...</title><content type='html'>Teng...teng...teng... begitu si abang menjajakan dagangannya. Bermodal sendok yang dipukulkan ke pinggiran wajan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebaran, seolah menjadi tempat mangkal yang menyenangkan bagi si abang. Di seberang rumahku akhir-akhir ini menjadi ramai mengerumuni si penjual gorengan. Kali ini yang di jual bukanlah gorengan pisang, combro, risol, ubi ataupun singkong. Namun yang dijajakan adalah daging burung dan ayam yang di goreng di wajan si abang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila diperhatikan, bisa disayangkan para penjual itu sangat tidak memperhatikan kualitas dari dagangannya. Maksudnya disini adalah apakah dagangannya itu dapat mempengaruhi kesehatan dari si pembelinya atau tidak. Bagaimana tidak dari dalam rumah tercium sangat pekat dan bisa membuat nafas terengah-engah. Aroma itu disebabkan oleh minyak goreng yang sudah berubah warnanya menjadi coklat kehitaman yang sangat pekat. Dikarenakan pemakaian yang berulang-ulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... bila dicermati lebih teliti, sepertinya jajanan atau makanan yang di jual oleh para pedagang sangatlah tidak sehat untuk tubuh. Tapi sayangnya kita sebagai konsumen akhir sering sekali tidak memperhatikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4498883388743217030?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4498883388743217030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/minyak-mu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4498883388743217030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4498883388743217030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/minyak-mu.html' title='Minyak mu...'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-1977730939285850552</id><published>2007-12-07T11:39:00.001+07:00</published><updated>2007-12-07T17:18:57.785+07:00</updated><title type='text'>Acungan Jempol untuk Bapak Tua</title><content type='html'>Umurnya mungkin hampir sama dengan umur simbok (= panggilan ibu, dalam bahasa Jawa. Tapi yang kupanggil ini adalah mbahku). Tapi entah karena penyakit tulangnya atau memang umurnya yang membuat dia tampak lebih tua. Karena setiap berjalan pasti menggunakan tongkat.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bapak tua ini tidak lantas menyerah dan menunggu belas kasih orang lain untuknya. Dengan kesulitannya berjalan dengan menggunakan tongkat, tapi dia masih tetap melaksanakan sholat berjamaah di masjid setiap hari. Setiap sholat dia pasti akan memilih tempat di pinggir tembok, yang berfungsi sebagai bahan penyangga badannya pada saat akan ruku, sujud dan bangun dari duduk diantara dua sujud. Apabila dirinya menemui tempat favoritnya ditempati oleh orang lain maka dia akan "mengusir" orang itu. Namun bila dirasa tidak kuat, maka dia akan sholat sambil duduk. Begitulah aktivitasnya pada saat sholat berjamaah di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak ini tinggal hanya dengan dua orang cucunya, karena istri tercinta sudah meninggal terlebih dahulu. Sementara anak dan menantunya ada di tempat lain di Jakarta. Keluarga kami memang hanya kenal nama dan mukanya saja dengan bapak itu, namun beberapa waktu yang lalu, dia menyempatkan datang kerumah dengan menggunakan tongkat setianya. Bila dihitung sudah tiga kali dia kerumah kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kerumah untuk meminjam sejumlah uang ke ibuku. Tidak banyak hanya Rp. 50.000,- entah untuk keperluan apa. Yang terpikir saat itu kemana anak-anaknya, apakah mereka tidak memperhatikan orangtuanya ini? Sebelum pamit pulang si Bapak menyampaikan bahwa dia akan segera akan mengembalikan uang pinjamannya setelah mengambil uang pensiunannya. Sementara ibu mengatakan "tidak usah dikembalikan pak, biar untuk bapak saja". Ibu berkata seperti itu karena merasa kasihan terhadapnya. Tapi dia bersikeras untuk mengembalikannya. Akhirnya ibu mengalah saat itu, hanya untuk menyenangkannya. Namun telah merelakannya bila memang bapak tua itu tidak mengembalikan uang pinjaman tersebut. Dan benar saja sesuai yang dijanjikan bapak tua datang lagi kerumah untuk mengembalikan uang yang dipinjamnya beberapa waktu yang lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami acungkan jempol dan salut kepada si Bapak. Setelah di hitung dia kerumah untuk meminjam uang dari ibu sudah 2 kali, dan selalu tepat mengembalikan pinjamannya, walaupun sudah dikatakan untuk tidak perlu mengembalikannya. Kami salut terhadap kegigihan bapak tua untuk menjaga harga dirinya (= izzah) di depan orang lain. Karena tidak sedikit orang yang masih muda saja, dengan mudahnya menjatuhkan harga dirinya ke level yang sangat rendah bahkan hina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari si Bapak tua. Bahwa ketuaan dan kelemahan yang kita alami, tidak perlu kita gadaikan untuk mencari belas kasih orang lain, untuk kemudian kita memanfaatkan demi sebuah keuntungan. Sungguh jarang aku menemui orang seperti si Bapak tua. Terlebih di masa sekarang, dimana keadaan ekonomi begitu sangat sulit, menghimpit semakin kencang, seolah tidak akan pernah bisa terbebas dari himpitan. Sehingga banyak yang ambil cara-cara mudah tanpa berkenginan untuk berusaha dan bekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jadikanlah hamba menjadi orang yang dilimpahi keberkahan dari rizki-Mu, jauhkan kami dari ke fakiran yang bisa menjerumuskan kami ke kafiran. Ijinkan kami bisa berbagi dengan sesama. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-1977730939285850552?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/1977730939285850552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/acungan-jempol-untuk-bapak-tua_07.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1977730939285850552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/1977730939285850552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/acungan-jempol-untuk-bapak-tua_07.html' title='Acungan Jempol untuk Bapak Tua'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7323856289940209527</id><published>2007-12-04T12:45:00.000+07:00</published><updated>2007-12-04T13:41:49.808+07:00</updated><title type='text'>Jangan di Baca</title><content type='html'>Jangan di baca tulisan ini kalau memang tidak tinggal di Jakarta. Karena ini khusus untuk orang-orang yang tinggal di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Baru saja Jakarta di guyur hujan yang cukup lebat setelah hampir satu bulan tidak datang hujan walaupun sudah berada di musim hujan. Hujan tadi malam sejak pukul 22.20, deras sekali. Daerah tempat tinggalku bisa dipastikan akan banjir, bila selama 1 jam hujan turun dengan derasnya tanpa berhenti. Bagi para tetangga yang kebetulan memiliki rumah yang posisinya lebih rendah dari jalanan pasti kebagian jatah air dari langit ini. Seperti tadi malam, mereka bahkan ada yang tidak tidur hingga pukul 2 dini hari untuk membersihkan rumah mereka yang habis kebanjiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. begitulah langganan setiap tahunnya. Di hampir seluruh wilayah Jakarta bisa tergenang oleh air hujan. Banjir di Jakarta sedikit banyak dipengaruhi oleh sampah yang menggunung. Yang di sebabkan oleh buruknya perilaku manusianya. Mereka dengan tidak ada rasa bersalah membuang sampah sembarangan, baik di jalan, tempat umum, got, kali, sungai, laut. Sehingga bisa membuat saluran air tersumbat. Dan yang tekena imbas perilaku jorok mereka, bukan hanya mereka sendiri, tapi semua orang bisa terkena kebanjiran. Seolah tidak ada kapoknya kebajiran, masih saja tidak ada kesadaran dari mereka untuk mengubah kebiasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat acara televisi - "Sisi Lain" - yang di tayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta. Di dalam acara tersebut diperlihatkan bagaimana perjuangan seorang ibu yang mengajak ibu-ibu lain didaerahnya untuk mengolah sampah-sampah dapur mereka untuk kemudian diproses dan dimanfaatkan menjadi kompos. Prosesnya yang dibutuhkan untuk mengubah sampah-sampah itu hingga menjadi kompos dibutuhkan waktu selama 6 minggu. Selain mereka ikut menjaga kebersihan daerahnya, juga mereka bisa membantu dapur ikut ngebul, dengan menjual kompos-kompos hasil olahan sederhana tangan mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acungan jempol untuk mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7323856289940209527?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7323856289940209527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/jangan-di-baca.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7323856289940209527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7323856289940209527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/jangan-di-baca.html' title='Jangan di Baca'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-168187109516879648</id><published>2007-12-01T14:30:00.000+07:00</published><updated>2007-12-04T10:58:03.204+07:00</updated><title type='text'>1 Desember 2007</title><content type='html'>Tanggal 1 Desember yang di peringati sebagai hari AIDS sedunia. Virus yang sampai sekarang masih saja menakutkan. Karena, masih belum ada obat yang bisa menyembuhkan. Dan semakin hari semakin bertambahlah jumlah para penderita AIDS atau ODHA di seluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ngeri... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua gelap..." begitu pengakuan dari orang yang baru mengetahui bila dirinya terinfeksi virus mematikan. Yah semua berawal dari perilaku  atau kebiasaan kita dalam membawa diri dalam pergaulan. Ada orang yang terinfeksi karena melakukan free sex dan ada juga karena penggunaan narkotika bahkan ada yang terinfeksi karena kecelakaan. Untuk yang terakhir ini, bisa jadi merupakan sebuah ujian dari Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pekerja sosial - J. Siti Hanna - tema peringatan hari AIDS sedunia tahun ini adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; "Hope in Unity"&lt;/span&gt;. Diharapkan dengan adanya kesatuan maka kita bisa membangun sebuah harapan untuk masa depan. Dimana semua elemen masyarakat diharapkan bisa saling bantu membantu dalam melakukan pencegahan dan menekan jumlah korban atau penderita AIDS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tidak ada lagi korban-korban berjatuhan karena adanya penyimpangan perilaku. Mari kita benahi diri untuk mengisi hari-hari dengan kebaikan. Agar hidup bisa lebih berarti dan bermanfaat. Wallahu'alam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-168187109516879648?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/168187109516879648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/1-desember-2007.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/168187109516879648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/168187109516879648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/12/1-desember-2007.html' title='1 Desember 2007'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7188640844236992722</id><published>2007-11-30T14:30:00.000+07:00</published><updated>2007-11-30T16:15:33.917+07:00</updated><title type='text'>Perda-ku Sayang Apa Kabar Mu?</title><content type='html'>Apa kabarnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perda No. 2 tahun 2005&lt;/span&gt; tentang pengendalian pencemaran udara dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Peraturan Gubernur No. 75 tahun 2005&lt;/span&gt; tentang kawasan dilarang merokok. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat mulai diberlakukan pertama kalinya peraturan-peraturan tersebut, hanya saat itu pula penertiban diberlakukan bagi para perokok yang dengan sembarangan mengepulkan batangan-batangan rokoknya. Razia dilakukan ditempat umum seperti kantor pemerintah, kantor swasta, bis, lobby hotel, terminal, stasiun, halte, jalanan, warung kq5, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti peraturan-peraturan lainnya Perda ini pun mengalami nasib yang serupa, yaitu dilakukan hanya sesaat saja setelah disosialisasikan atau telah diumumkan, selanjutnya nasib Perda tersebut terserah anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi para perokok sejati, pemberlakuan Perda yang hanya setengah hati tersebut menguntungkan, karena mereka masih bisa bebas merokok dimanan saja. Sementara bagi yang tidak merokok, keadaan tersebut sungguh sangat menjengkelkan. Bagaimana tidak, sebuah Perda yang memberikan ancaman hukuman kurungan selama-lamanya 6 bulan atau denda maksimal Rp. 50 juta ini masih saja disepelekan bahkan hanya dianggap angin lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sudah jelas instruksi dari gubernur DKI yang lalu - Bang Yos - untuk disetiap gedung perkantoran disediakan tempat khusus untuk merokok. Tapi tetap saja para pecinta rokok itu masih bandel, dengan tidak menggunakan tempat khusus merokok yang telah disediakan. Bahkan para pejabat yang hobi merokok seolah mencontohkan kepada para bawahannya untuk bisa bebas merokok di mana saja dikantor tersebut untuk merokok. Asap masih terlihat mengepul pada saat jam kerja, saat rapat berlangsung, saat jam istirahat. Hmm... kalau bisa dikatakan sungguh itu sangat keterlaluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana besar yang sudah dikeluarkan untuk menyediakan tempat khusus merokok di anggap hanya angin lalu. Padahal kalau saja mereka mau memikirkan sedikit saja, bahwa dana itu adalah dana rakyat yang digunakan. Diharapkan mereka mempunyai rasa yah paling tidak ikut tenggang rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para perokok itu bila diingatkan untuk tidak merokok, pastilah beragumen bahwa merokok adalah hak asasi bagi mereka. Sehingga bila ada pelarangan maka sama saja dengan pelanggaran HAM. Tapi apakah mereka tidak memikirkan bahwa bagi para pencinta udara bersih, udara yang bersih juga merupakan hak asasi bagi siapa saja. Maka siapa yang lebih melanggar HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perda dibuat bukan untuk melarang para perokok untuk menghilangkan atau menghentikan kebiasaannya. Hanya meminta sedikit rasa toleransi mereka kepada yang lain, untuk memindahkan tempat mereka merokok ke tempat yang telah khusus disediakan untuk merokok. Jadi yang diharapkan dari Perda No. 2 tahun 2005 tersebut yaitu dapat mengendalikan pencemaran udara. Sehingga semua orang dapat merasakan udara yang bersih dan segar untuk bisa di hirup setiap saat tanpa harus dicemari oleh asap rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari bersama kita berharap, agar semua pihak memiliki kesadaran untuk menjaga dan mewujudkan clean air. Wallahu'alam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7188640844236992722?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7188640844236992722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/perda-ku-sayang-apa-kabar-mu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7188640844236992722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7188640844236992722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/perda-ku-sayang-apa-kabar-mu.html' title='Perda-ku Sayang Apa Kabar Mu?'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-2199633077856670388</id><published>2007-11-28T15:38:00.001+07:00</published><updated>2007-11-30T11:18:48.652+07:00</updated><title type='text'>Tanaman Hias dan Gengsi</title><content type='html'>Gengsi... sungguh enam buah huruf yang bisa membuat orang mempunyai perilaku "aneh". Bahkan bisa membuat pelakunya terjerumus dalam perbuatan dosa. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak bila hanya untuk memperturutkan hawa nafsu kita untuk mengejar atau menaikkan gengsi dihadapan manusia, terkadang kita bisa melakukan apa saja. Yang haram menjadi halal. Contohnya banyak sekali bisa kita lihat di sekeliling kita. Kita ambil saja remaja sekarang atau biasa disebut ABG. Sudah bukan rahasia lagi kalau mereka saat ini sudah banyak yang melakukan free sex dalam usia yang masih sangat muda, hanya hitungan belasan tahun atau setara dengan mereka masih duduk di bangku SLTP. Mereka mau bila diajak om-om hidung belang hanya untuk mendapatkan sejumlah uang. Yang kemudian dari uang tersebut bisa digunakan untuk mengikuti life style seperti teman-teman yang lain. Memiliki HP keren atau ipod atau bisa makan di cafe, sehingga gengsi mereka terangkat didepan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ABG saja bisa melakukan hal seperti itu hanya untuk meningkatkan gengsinya. Apalagi bila yang melakukannya adalah orang dewasa yang sudah cukup makan asam garam dan sudah terbiasa dengan pengahasilan yang banyak. Pastilah bisa lebih dahsyat lagi. Saat ini mereka yang mempunyai banyak uang sedang keranjingan atau demam tanaman hias. Seperti adhenium, anthorium atau yang lainnya. Tapi 2 jenis tanaman tersebut yang saat ini sedang naik daun. Maka jadilah saat ini orang sudah tidak memakai akalnya bila untuk urusan beli membeli tanaman tersebut. Dengan alih-alih sebagai sebuah hobi namun tidak jarang pula ini dijadikan ajang mencari popularitas ataupun gengsi-gengsian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saja hanya sebuah anthorium berjenis supernova ataupun sejenis cobra, mereka yang berduit dan hobi dengan tanaman-tanaman cantik itu rela merogoh koceknya untuk mengeluarkan uang yang jumlah tidak main-main, yaitu Rp. 1 milyar atau Rp. 2 milyar. Sungguh bila uang itu dimanfaatkan untuk membantu saudara-saudara kita yang kekurangan dan menderita pastilah sangat baik. Dan tentunya akan ada nilai tambah kita dihadapan Sang Maha Kaya. Dua milyar rupiah dapat dipergunakan untuk membuat bangunan rumah untuk para korban lapindo yang sampai saat ini masih tidak jelas nasibnya. Atau membantu saudara-saudara kita yang tidak punya atau kekurangan. Sehingga tidak akan ada lagi anak-anak yang melakukan bunuh diri hanya karena orang tuanya tidak sanggup membayar sejumlah Rp. 2500,- untuk tugas dari sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh bila saudara-saudara kita yang berpunya itu mau menggeser sedikit saja pandangannya kebawah, pasti akan sangat banyak orang yang akan terangkat nasibnya. Ya Allah, beri kami kesadaran untuk saling berbagi dengan sesama, beri kami kelembutan  hati agar kami bisa ikut merasakan kesulitan orang lain dan tergerak untuk membantu. Ya Allah, kabulkanlah do'a kami. Amiin. Wallahu'alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-2199633077856670388?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/2199633077856670388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/tanaman-hias-dan-gengsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2199633077856670388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/2199633077856670388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/tanaman-hias-dan-gengsi.html' title='Tanaman Hias dan Gengsi'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-4810968269465159659</id><published>2007-11-27T12:40:00.037+07:00</published><updated>2007-12-11T09:07:27.764+07:00</updated><title type='text'>Infaq oh infaq...</title><content type='html'>Sesungguhnya memang hanya Allh swt. jualah yang mampu menggerakan hati seseorang untuk berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, enggak dulu deh" begitu jawaban salah seorang yang aku ajak untuk berinfaq, dalam rangka penggalangan dana yang dilakukan oleh KISPA untuk palestina. Atau bahkan ada yang tidak ada jawaban apa-apa, hanya melongos pergi begitu saja, padahal aku sudah mempromosikan habis-habisan tentang gambar masjid Al-Aqsa yang ada di kalender, yang akan menjadi iming-iming untuk mengajak mereka berinfaq. Ya Allah, ampuni hamba jika dengan menggerutu seperti ini dapat mengurangi keikhlasan hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di lain waktu aku sangat senang dan semangat sekali bila yang aku ajak berinfaq, langsung dengan mudah dan gampangnya mereka menyambut ajakan ku itu. Bila infaq minimal untuk mengganti ongkos cetak kalender bergambar masjid Al-Aqsa tersebut hanya Rp. 5000,- mereka yang telah digerakan hatinya oleh Allah swt. dengan mudahnya memberikan berkali lipat dari jumlah infaq minimal. Ada yang memberikan Rp. 150.000,- ada yang Rp. 100.000,- atau Rp. 50.000,- bagi mereka yang memang memiliki kelapangan rezeki. Tapi bagi mereka yang memiliki keterbatasan dana, namun berkeinginan untuk berinfaq mereka hanya memberikan jumlah infaq minimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sebagian dari perilaku manusia dalam mengerjakan amal kebaikan. Ada yang merasa ringan namun tidak sedikit pula yang merasakan berat. Walaupun meraka memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan yang lain. Wallahu'alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-4810968269465159659?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/4810968269465159659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/infaq-oh-infaq_27.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4810968269465159659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/4810968269465159659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/infaq-oh-infaq_27.html' title='Infaq oh infaq...'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-3540795466584666432</id><published>2007-11-26T15:45:00.000+07:00</published><updated>2007-11-27T13:40:00.616+07:00</updated><title type='text'>Selaput Dara dan Impotensi</title><content type='html'>Hmm... ngeri membayangkan judul diatas. Yah... tapi itulah yang sering terjadi, bahkan dijaman yang sudah berteknologi tinggi, dimana apapun bisa diselesaikan dengan teknologi.&lt;br /&gt;    Manusia-manusia modern tetap menginginkan atau merasa berhak mendapatkan kedua hal tersebut, yang konon katanya sebuah harga mati dalam merajut sebuah pernikahan yang indah. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     Selaput dara&lt;/span&gt;, sesuatu yang selalu dituntut sebagai hak eksklusif - oleh seorang pria - kepada calon istri yang akan dinikahinya. Disinilah sebuah ketidakadilan telah dilakukan oleh pria. Dimana sering sekali si pria hanya menuntut apa yang merasa menjadi "HAK" baginya, namun dilain sisi sering tidak mempunyai keinginan untuk memberikan kewajiban yang seharusnya juga menjadi "HAK" bagi si wanita atau calon istrinya yaitu sebuah keperjakaan.&lt;br /&gt;    Begitu pula halnya dengan kondisi impotensi yang dialami oleh pria, biasanya mereka dengan sangat rapi menutupi kelemahannya tersebut. Entah dengan menggunakan atau mengkonsumsi obat kuat yang banyak dijual bebas atau dengan cara-cara lainnya yang terkadang tidak masuk akal. &lt;br /&gt;    Jadi teringat dengan seseorang janda beranak dua, yang ditinggal mati oleh suaminya. Namun akhirnya janda itu menikah kembali untuk dapat merasakan sebuah perlindungan bagi anak-anaknya dan dirinya sendiri tentunya. Dan berharap kedamaian dan ketenangan dari pernikahan tersebut. Seiring waktu berjalan ternyata diketahui bahwa suaminya menderita impotensi. Dan kehidupan indahnya pernikahan yang diimpikan ternyata masih berupa sebuah mimpi yang harus terus diimpikan dan diusahakan dengan melihat dari sisi lain. Begitu pula dengan seorang istri yang tiba-tiba ditanyakan oleh suaminya kenapa tidak ada darah yang keluar pada saat malam pertama. &lt;br /&gt;    Dari dua kejadian yang dialami oleh ke dua wanita tersebut, sangat jelaslah bahwa bagaimanapun kondisinya, pastilah si wanita yang mengalami kesedihan dan ketidak adilan. Bila si wanita yang memang merasa cukup menjaga keperawanannya lalu dipertanyakan seperti itu pastilah merasakan bahwa dirinya disangsikan atau bahkan lebih buruknya bisa merasa seperti telah direndahkan. Sedangkan bila istri menemukan bahwa suaminya impotensi, maka si wanita tersebut pastilah akan tidak banyak menuntut dan lebih banyak berdiam diri memendam kepedihannya. &lt;br /&gt;    Ya, di jaman teknologi seperti ini kalau hanya sebuah selaput dara saja sudah bisa dicontoh untuk dikreasikan ulang oleh teknologi buatan manusia, lantas untuk apalagi sebuah pertanyaan masalah darah dimalam pertama? Karena wanita yang sudah tidak perawan pun bisa dengan mudah mengoperasi untuk mengkreasi ulang selaput daranya. Lagi pula sudah ada penelitian dari para ahli bahwa selaput dara seseorang itu banyak sekali bentuknya dan masing-masing wanita mempunyai kondisi kelenturan yang berbeda-beda. Begitu pula dengan impotensi masih bisa diperbaikan dengan sebuah teknologi ataupun obat-obatan.&lt;br /&gt;    Jadi kenapa harus mempertanyakan lagi. Yang terpenting disini adalah bagaimana kita masing-masing bisa menjaga diri kita agar tidak terjerumus kedalam gaya hidup FREE SEX, yang sungguh memberikan banyak keburukan. Bagaimana kita mempersiapkan diri untuk memberikan yang terbaik untuk suami atau istri kita. Dan sesungguhnya telah jelas dijanjikan oleh Allah swt. bahwa wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan begitu pula sebaliknya. Jadi bila kita menginginkan istri atau suami kita kelak adalah yang terbaik, maka bagaimana dengan diri kita sendiri. Apakah kita juga sudah memiliki derajat yang baik pula seperti calon-calon yang kita impikan? Ya hanya diri kita sendiri yang bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan itu. Wallahu'alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-3540795466584666432?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/3540795466584666432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/selaput-dara-dan-impotensi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3540795466584666432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3540795466584666432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/11/selaput-dara-dan-impotensi.html' title='Selaput Dara dan Impotensi'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7905855861492717425</id><published>2007-09-18T09:34:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T13:22:56.561+07:00</updated><title type='text'>Semangat dan Energi</title><content type='html'>Dia seorang gadis yang sederhana. Profesinya sebagai seorang guru di Jakarta. Setiap kali menerima telepon darinya, selalu ada kebaikan di dalamnya. Kenapa...?&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena sering kali, setelah berbicara dengannya di telepon, pasti ada sebuah "semangat" yang luar biasa tertular darinya. Atau paling tidak ada keinginan memiliki sebuah semangat yang luar biasa itu.&lt;br /&gt;Ya dia memiliki semangat dan energi yang luar biasa. Dan tentu dia orang yang sangat percaya diri. Bagaimana tidak, setiap pagi sebelum mengajar, dia harus ke pasar untuk berjualan. Berjualan bumbu masak. Cukup sederhana - anggapan bagi sebagian orang - dan mungkin malah menganggap sebelah mata. Tapi tidak untuk ku, karena dia harus menyiapkan dagangannya sendiri..bayangkan saja, dia harus belanja bumbu-bumbu (lada, ketumbar, jintan, dll), setelah itu dia kemas kebungkus plastik kecil-kecil dengan menggunakan lilin, yang pastinya sangat membutuhkan ketelatenan. Dan cukup jarang anak muda sekarang yang bersedia melakukannya. Tidak hanya itu, dia juga buka counter voucer hp di rumahnya. Dan hal yang sama juga dilakukan oleh gadis itu, yaitu semuanya harus dilakukan olehnya seorang diri, untuk menyiapkannya. &lt;br /&gt;Selain sebagai seorang guru dan pedagang, dia juga seorang aktivis dakwah yang cukup sibuk, dan cukup membuat aku malu dibuatnya... kalau melihat perbandingannya dengan aku. Aktivitasnya adalah mengajar TPA, mengisi mentoring, menjadi usatazah kecil he..he.. (kenapa ustazah kecil ya..karena dia sudah berani mengisi acara pengajian/ceramah dihadapan banyak orang yang juga bisa disebut aktivis or kader dakwah dan usianya masih muda). &lt;br /&gt;Hmm...sungguh sebuah energi yang cukup besar yang harus dimiliknya agar bisa bertahan untuk melakukan seluruh aktivitas rutin sebanyak itu. Dan tentunya sebuah semangat yang tinggi. Sungguh sebuah pembelajaran buat siapa saja yang ingin bertahan hidup dan meraihh cita-cita, dengan cara yang baik. &lt;br /&gt;Terima kasih dik untuk pembelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7905855861492717425?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7905855861492717425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/09/semangat-dan-energi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7905855861492717425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7905855861492717425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/09/semangat-dan-energi.html' title='Semangat dan Energi'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-3416892766299318975</id><published>2007-09-05T13:37:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T13:26:53.195+07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah...</title><content type='html'>Ketemu tidak???? dengan penasarannya aku bertanya kepada suara yang keluar dari gagang hp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya mendapatkan jawaban dari ujung sana, eh... siempunya suara malah balik tanya : "Yang penting ayang dah rela belum...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya ayang dah rela, tapi kalau ketemu... kan alhamdulillah, berarti masih rejeki..." begitu jawabku.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm...mau sholat dan makan dulu nih, terus mau ke kantor ambil jatah beras. Dari tadi aka cuma beresin tempat tidur, jemur kasur saja. Tidak jadi pergi kemana-mana." Itu jawaban yang ku dapat dari suara yang keluar dengan nada senyum2 yang tidak dapat ditahan, diujung sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janji Allah itu memang benar ya, rejeki memang bisa datang dari mana saja. Padahal kakak cuma beresin kamar... eh di kasih rejeki Rp. 650.000,- Alhamdulillah..." Beliau bicara lagi dari ujung hp. Mendengar itu, otomatis aku langsung berucap Alhamdulillah dalam hati, tanda bersyukur sekaligus mengamini ucapan yang keluar dari Kakak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena beberapa hari lalu aku sempat kehilangan sejumlah voucher pulsa isi ulang. Yang sedianya akan aku berikan kepada adik di Pondok Ranggon, agar bisa dijualnya. Dengan begitu aku berharap bisa membantu dia mendapatkan sedikit tambahan uang. Untuk membeli kertas, fotocopy, tinta printer dan perangko. Sehingga dia bisa lebih sering mengirimkan surat lamaran pekerjaan, dan segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, dengan diketemukannya voucher2 itu, berarti memang masih rejeki aku. Karena, sebelumnya aku memang dah merelakan kalau memang voucher2 itu tidak kembali... tapi ternyata Allah masih sayang sama aku :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-3416892766299318975?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/3416892766299318975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/09/alhamdulillah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3416892766299318975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/3416892766299318975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/09/alhamdulillah.html' title='Alhamdulillah...'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-7753937163410932348</id><published>2007-08-31T16:34:00.000+07:00</published><updated>2007-09-25T13:50:13.227+07:00</updated><title type='text'>Nda gak mungkin tinggalin hny</title><content type='html'>Seorang bunda kemarin, mencium dan memeluk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. hebatnya sosok "bunda" walaupun telah tersakiti tapi masih saja bisa mencium dan memeluk orang yang menyakitinya, agar yang dipeluknya merasakan nyaman...&lt;br /&gt;Masih ditambah dengan kata : &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"Bunda sayang honey..."&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itupun dilakukan hanya oleh seorang yang telah aku anggap bunda, apalagi oleh Ibu sebenarnya, hmm.. pasti nyaman sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jadi teringat, seorang kakak pernah mengirimkan sms pada tgl. 26 Juni 2007. Isinya begini : Persahabatan itu seperti tangan dengan mata. Saat tangan terluka, mata menangis. Saat mata menangis tangan menghapusnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"Selamat hari persahabatan sedunia"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-7753937163410932348?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/7753937163410932348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/08/nda-gak-mungkin-tinggalin-hny.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7753937163410932348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/7753937163410932348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/08/nda-gak-mungkin-tinggalin-hny.html' title='Nda gak mungkin tinggalin hny'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2813815536021376450.post-365319139530283523</id><published>2007-08-30T10:29:00.000+07:00</published><updated>2007-08-31T16:47:35.215+07:00</updated><title type='text'>Test</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;" &gt;Hmm..coba blog baru, maklum lagi belajar buat.. (he.he. agak ketinggalan ya) tidak apalah kan pribahasa &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;" &gt;Jawa bilang :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;" &gt; "Biar lambat asal selamat..."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2813815536021376450-365319139530283523?l=utakati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://utakati.blogspot.com/feeds/365319139530283523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/08/test.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/365319139530283523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2813815536021376450/posts/default/365319139530283523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://utakati.blogspot.com/2007/08/test.html' title='Test'/><author><name>Dinti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16008604579561290739</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
